Berita

Zipoo/Net

Bisnis Korek Grafir Motif NU, Santri Kreatif Ini Dapat Apresiasi Menaker

RABU, 30 AGUSTUS 2017 | 18:45 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kreatif dan jeli membaca peluang. Itulah yang dilakukan Umar Jamaluddin, santri asal Tempuran, Magelang Jawa Tengah. Pemuda 27 tahun ini dengan imajinasinya mengaplikasikan seni grafir di atas korek api zippo. Agar lebih spesifik, dia menjadikan lambang Nahdlatul Ulama (NU) sebagai motif utama pada produknya.

“Saya melihat, belum ada yang menjual zippo dengan grafir NU. Padahal, sebagian besar pria warga NU adalah perokok. Insya Allah dari jutaan warga NU, pasti ada yang tertarik. Bismillah”, kata Umar.

Sebagai santri yang dibesarkan di lingkungan nahdliyin, Umar sadar betul kekuatan rasa memiliki  warga NU terhadap logo organisasinya. Ia juga memahami kekuatan kultural dan kekerabatan warga NU. Semua itu menjadi pangsa pasar yang menjanjikan.


"Ini lah yang menjadi dasar keyakinan saya akan prospek bisnis yang saya geluti ini," katanya.

Dan benar, tak lama setelah Umar mengunggah produknya di medsos, di akun facebook (@tokokutokomutokonu) dan instagram (@tokoku_tokomu_tokonu), pesananpun datang dari berbagai daerah. Kekuatan pasar ofline juga sangat menjanjikan. Produknya dipasarkan dari jamaah pengajian, maulidan dan tahlilan.

Tentu, Umar tidak hanya menyediakan dan melayani jasa grafir zippo NU. Gambar lain seperti logo organisasi, logo komunitas, gambar obyek tertentu juga dilayani. Namun, 80 persen adalah logo NU. Pesanan tak hanya dari pengurus atau warga NU di dalam negeri. Belum lama, ia menerima order dari pengurus cabang istimewa NU Korea Selatan.

Sejak Umar menekuni usaha setahun silam, rata-rata tiap bulan menerima order hampir 100 zippo. Harga zippo grafir yang original Rp 550 ribu. Untuk kualitas standard Rp 260 ribu. Guna memenuhi pesanan, Umar mengerjakannya bersama tiga rekannya. Kini, alumni pesantren Raudlatul Thulab, Tempuran Magelang ini menjadi santri sekaligus entrepreneur. Siang bisnis, sore dan malam hari menjadi guru mengaji.

Karya Umar juga telah sampai ke tangan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri. Menteri yang juga kader NU ini takjub dan mengapresiasi zippo NU yang ia terima dari saudaranya.

“Saya sangat mengapresiasi pemuda yang kreatif. Di era persaingan kerja yang ketat, kreatifitas adalah salah satu kunci kesuksesan kerja,” kata Menaker.

Menaker juga memuji Umar sebagai santri yang menekuni ilmu agama, sekaligus melek dan bijak memanfaatkan komunikasi dan informasi.  Kata Menaker, Umar berhasil menjadikan media sosial sebagai media pemasaran yang efektif dan efisien.

"Saya berharap, keberhasilan Umar bisa menginspirasi anak muda Indonesia yang lain."  [wid]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya