Berita

Jimly/net

Politik

ICMI: Saracen Kejahatan Modus Baru, Usut Tanpa Pandang Bulu

RABU, 30 AGUSTUS 2017 | 17:45 WIB | LAPORAN:

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) Jimly Asshidiqie mengatakan, kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) komplotan Saracen merupakan kejahatan jenis baru. Dia mengimbau, masyarakat dapat bersikap baik dalam menanggapi setiap informasi beredar, terlebih di media sosial (medsos).

"Itu (Saracen) kejahatan jenis model baru lewat media dengan metode memburuk-burukan seorang. Kami mengimbau masyarakat pengguna medsos untuk tidak mengambil sikap dari kata-kata di sana," kata Jimly di Kantor ICMI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (30/8).

Menurut Jimly, perkembangan informasi di medsos yang tidak terkendali membuat seseorang mudah membuat benci pada sosok lain dan sebaliknya.


"Gara-gara berita di Medsos, bisa langsung orang seneng terlalu atau benci terlalu kepada satu sosok. Padahal sumbernya tidak bisa dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Sebagai langkah preventif, Jimly menyarankan agar pengusutan komplotan Saracen ini bisa tuntas sampai ke akar, sesuai isntruksi Presiden Joko Widodo. Terlebih, adanya dugaan keterlibatan aktor politisi dan jenderal yang masih sumir kebenarannya.

"Jadi kita apresiasi polisi menemukan kejahatan jenis ini. Aparat penegak hukum ini juga harus mengusut tuntas siapa yang menggunakanya (jasa Saracen). Usut tuntas jangan pandang bulu," pungkasnya.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya