Kabar studi banding gedung baru DPR ke Jerman dibantah Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Anton Sihombing.
"Nggak ada studi banding gedung baru. Tidak ada studi banding gedung baru ke Jerman. Saya baru dari Polandia," tegasnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8).
Anton meluruskan bahwa studi banding gedung baru merupakan kewenangan dari pengguna anggaran sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Silakan komunikasi ke Setjen (Sekretariat Jenderal DPR DPR). Kalau masyarakat nggak puas mari ikut awasi pelaksanaan yang dilaksanakan Setjen, jangan DPR aja yang awasi. Bila perlu panggil aparat hukum untuk awasi," tegasnya lagi.
Meski demikian, dia tidak menampik bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan kunjungan kerja ke Berlin, Jerman. Namun dipastikannya kunker itu bukan untuk studi banding pembangunan gedung.
"Iya, saya baru di BURT, saya cek akan kunker tanggal 25 ke Berlin. Gedung kan urusan Kesetjenan, rekomendasi PUPR. Kami ini orang politik tidak urusin gedung, tanya Kesekjenan," imbuhnya.
Politisi Partai Golkar ini belum mau membeberkan kunker BURT ke Berlin dalam rangka apa.
"Kan dua kali setahun kunker. Nanti saya kasih tahu apa yang dikerjakan," pungkasnya.
[ian]