Berita

Hasto Kristiyanto menunjukkan video pendek berisi pidato Bung Karno kepada mantan Sekjen Partai LDP Jepang Tsutomu Takebe/Ist

Politik

Rakyat Harus Dilibatkan Dalam Peringatan 60 Tahun Indonesia-Jepang

RABU, 30 AGUSTUS 2017 | 09:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Sebaiknya peringatan 60 tahun hubungan Indonesia dan Jepang tahun depan dilakukan dengan melibatkan masyarakat kedua negara secaea aktif. Kehadiran rakyat diyakini akan menguatkan diplomasi dan hubungan pemerintah Indonesia-Jepang.

Harapan ini disampaikan mantan PM Jepang Yasuo Fukuda kepada Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di ruang rapat gedung parlemen Jepang di Tokyo Selasa waktu setempat (29/8).

Kedatangan Hasto menemui tokoh senior partai LDP (Liberal Democratic Party) ini dalam rangka mempersiapkan hubungan kerja sama antara PDI Perjuangan dan Partai LDP serta mempersiapkan peringatan 60 tahun hubungan Indonesia-Jepang. Hasto didampingi Kepala Balitbang PDI Perjuangan Heri Akhmadi dan Bendahara Litbang yang juga anggota DPR Daniel Tobing.


"Kita harus berusaha untuk melibatkan masyarakat Jepang dan Indonesia dalam memperingati 60 tahun hubungan kedua negara. Peningkatan jumlah turis sudah tentu harus dilakukan. Jika ada ide-ide lain, kami sangat terbuka," kata Fukuda yg juga Ketua Japinda, Asosiasi Indonesia-Jepang.

Hasto Kristiyanto sepakat dengan gagasan Fukuda untuk melibatkan masyarakat. Menurutnya pertukaran budaya kedua negara cukup penting dilakukan.

"Biar bagaimanapun  gerakan kebudayaan nasional yang hadir di tengah-tengah masyarakat itu diperlukan saat ini. Budaya Indonesia terbukti ampuh sebagai penangkal gerakan radikal," ungkap Hasto.

Selain itu, Hasto  juga mengungkapkan rencana partainya untuk mendorong kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan dan memiliki program sister city dengan Jepang untuk mengirim delegasi kebudayaan ke Jepang tahun depan.

Fukuda menyatakan setuju dengan pengembangan program kebudayaan untuk memupuk rasa cinta tanah air. Selain itu, mantan Presiden LDP ini juga memberikan kepastian partainya sebagai partai pemerintah akan mendukung peringatan 60 tahun Indonesia-Jepang. [ysa]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya