Timnas U-22 Malaysia gagal melengkapi keÂberhasilan sebagai tuan rumah untuk meraih medali emas dari cabang sepak bola SEA Games 2017.
Hal itu terjadi menyusul kekaÂlahan Malaysia dari Thailand dalam pertandingan final di Stadion Shah Alam, Selangor, semalam.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Malaysia kalah dari Thailand dengan skor 0-1. Gol Thailand mutlak terjadi karena kesalahan kiper Malaysia, Haziq Nadzli pada menit ke-40’.
Gol itu bermula dari sepak pojok pemain Thailand, Sasalak Haiprakhon yang bertujuan untuk memberikan umpan keÂpada temannya di kotak penalti Malaysia.Namun, bola yang dilepaskan Sasalak, ditepis kiper Malaysia, Muhd Haziq Nadzli. Bola mengarah ke gawangnya Malaysia sehingga Thailand unggul atas tuan rumah dengan skor 1-0, dan bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, para pemain Malaysia mencoba menÂingkatkan intensitas serangan mereka. Namun para pemain Thailand berhasil meredamnya dengan baik.
Hingga pertandingan berakhir, tak ada lagi tambahan gol dan harus puas mendapatkan medali perak.
Sedangkan medali perungÂgu berhasil disabet timnas Indonesia. Itu setelah, mereka menaklukkan Myanmar dengan skor 3-1 yang digelar lebih dulu di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, kemarin.
Usai pertandingan para peÂmain Malaysia tampak kecewa luar biasa. Pasalnya sejak awal sangat yakin bisa meraih medÂali emas, karena SEAGames 2017 berlangsung di negaranya sendiri.
Bagi skuat Gajah Perang-julukan timnas Thailand, kemeÂnangan ini menjadi medali emas ke-16 pada ajang multievent dua tahunan itu.
Hal itu juga mempertegas Thailand sebagai raja sepak bola di Asia Tenggara, baik di level senior maupun kelompok umur. Sedangkan bagi Malaysia ini adaÂlah medali perak keenam mereka di SEAGames. ***