Berita

Natalis Tabuni/Net

Nusantara

Menang Di MK, Natalis Tabuni Ajak Warga Intan Jaya Rajut Persatuan

RABU, 30 AGUSTUS 2017 | 07:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan pasangan calon Natalis Tabuni-Yann Robert Kobogoyauw sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Intan Jaya 2017.

Keputusan itu setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Intan Jaya melaksanakan perintah MK untuk menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tujuh TPS pada 11 Juli 2017 lalu.

"Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya, menyatakan hasil PSU di tujuh TPS adalah sah. Memerintahkan termohon (KPU) untuk melaksanakan putusan ini," ujar Ketua MK Arief Hidayat di ruang sidang MK, Jakarta, Selasa (29/8).


Bupati Intan Jaya terpilih, Natalis Tabuni, bersyukur atas keputusan MK. Sebab,  proses Pilkada Kabupaten Intan Jaya yang berlarut-larut dan menghabiskan tenaga serta pikiran akhirnya rampung.

"Ini hasil perjuangan selama 7 bulan. Proses yang sangat panjang, terpanjang dan melelahkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/8).

Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya kemenangan salah satu pasangan saja, tapi kemenangan bagi seluruh rakyat Intan Jaya, Papua. Ia pun mengajak masyarakat untuk kembali merajut persatuan dan bersama-sama memajukan Intan Jaya.

"Mari kita bersama bahu-membahu selama 5 tahun ke depan, untuk Intan Jaya yang lebih baik dan sukses. Siapapun lawan politik akan kita rangkul setelah ini," tandasnya.

Rapat pleno rekapitulasi KPU Provinsi Papua pada Sabtu 22 April 2017 lalu digugat oleh pasangan Natalis Tabuni-Yann Robert Kobogoyauw. Pasangan ini menduga ada hasil penghitungan suara yang direkayasa oleh KPU Intan Jaya.

Gugatan itu dilayangkan ke MK hingga kemudian keluar putusan untuk menggelar PSU dan mensahkan hasilnya. Usai PSU, pasangan Natalis Tabuni-Yann Robert Kobogoyauw terpilih sebagai pemenang Pilkada Intan Jaya. [ian] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya