DPR RI diharapkan dapat menyelesaikan semua pekerjaan rumah dan persoalan yang masih tersisa selama ini. Terkait momentum peringatan hari ulang ulang tahun ke-72 hari ini (Selasa, 29/8).
"Seperti pembahasan revisi UU MPR, DPR, DPD dan DPRD, khususnya terkait penambahan jumlah pimpinan DPR dan MPR. Pengisian jabatan pimpinan alat kelengkapan dewan yang belum tuntas diharapkan dapat terselesaikan secara musyawarah mufakat," ujar anggota Komisi X DPR Reni Marlinawati di Komplek Parlemen, Jakarta.
Sejumlah agenda di waktu mendatang yang dapat menimbulkan dinamika di internal parlemen juga diharapkan tetap disandarkan pada kepentingan rakyat.
"Seperti pembahaaan Perppu Nomor 1/2017 tentang Ormas, rekomendasi Pansus Angket KPK, pembahasan RAPBN 2018 dan lain-lain diharapkan berjalan dengan sejuk dan konstruktif. Dinamika dan perbedaan pandangan antar fraksi dalam beberapa waktu terakhir nyatanya dapat diselesaikan dengan baik," jelas Reni.
Selain itu, dia juga mengajak seluruh stakeholder terkait di parlemen pada tahun ketiga periode jabatan 2014-2019 agar menahan diri mengeluarkan ide atau program kerja yang justru bisa menimbulkan polemik.
"Gagasan membangun apartemen bagi anggota DPR beberapa waktu lalu menjadi contoh gagasan yang tidak tepat di tengah situasi perekonomian yang belum tumbuh secara maksimal. DPR baiknya konsentrasi mengukuhkan tiga fungsi yang dimiliki yakni legislasi, budget, dan pengawasan," pungkas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
[wah]