Berita

KPAI-Kemenkes/RMOL

Kesehatan

Bahas Measles Rubella Dengan Menkes, KPAI: Imunisasi Itu Hak Anak

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 18:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendatangi kantor Kementerian Kesehatan untuk membahas praktik pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR).

Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati mengatakan dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan Nila Juwita Moeloek, pihaknya menyampaikan pelaksanaan imunisasi MR yang memasuki pekan keempat ini.

Selain praktik yang baik, KPAI juga menerima laporan adanya penolakan imunisasi MR di masyarakat sampai adanya dugaan dampak terkait pelaksanaan imunisasi MR.


"Pada pertemuan ini, KPAI dan Kemenkes memiliki kesepahaman bahwa imunisasi merupakan hak anak, sehingga semestinya orang tua mendukung pemenuhan hak kesehatan anak," kata Rita dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (29/8).

Menurut Rita, mencegah adanya dampak penyakit akibat endemi MR jauh lebih baik dan lebih ekonomis dibandingkan jika sudah terpapar penyakit MR.

"Hal ini juga sesuai dengan rekomendasi Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa imunisasi merupakan salah satu ikhtiar menjaga kesehatan," tambah Rita.

Dalam kesempatan itu, Komisioner Bidang Kesehatan, Sitti Hikmawatty mengakui masukan terhadap praktek pelaksanaan imunisasi, khususnya terkait informed concern kepada orang tua perlu dilakukan standarisasi. Informed concern juga merupakan bentuk edukasi kepada orang tua mengapa imunisasi MR penting untuk dilakukan.

Dengan begitu, orang tua dapat memberikan penjelasan kepada anak dengan gamblang. Selain informed concern, kesadaran publik melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat juga perlu ditingkatkan agar penerimaan dari imunisasi MR dapat mencapai sasaran.

"Semoga anak-anak Indonesia derajat kesehatannya meningkat dan Indonesia bebas dari MR," demikian Sitti.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya