Berita

Net

Politik

DPR Dukung Pengguna Hoax Di Kampanye Harus Didiskualifikasi

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 17:19 WIB | LAPORAN:

Jaringan penyebar fitnah dan hoax di media sosial Saracen sangat berbahaya apabila ditunggangi sebagai alat politik.

"Saracen yang menghebohkan ini kan sebetulnya yang paling memungkinkan menggunakannya adalah dunia politik," ujar Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan di Komplek Parlemen Jakarta, Selasa (29/8).

Dia menyebut berita-berita fitnah dan hoax Saracen dan kelompok sejenisnya perlu diawasi, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Menurut Taufik, kemasan kabar hoax yang lebih terkesan santai sangat berbahaya jika dibaca oleh masyarakat yang tidak paham permasalahan sebenarnya.


"Saracen itu kan propaganda. Sehingga kalau sudah arahnya fitnah tentunya kalau ini terkait kontestasi pilkada atau elektoral lain kan berbahaya," bebernya.

Taufik menyambut baik usulan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menyebut calon kepala daerah menggunakan hoax untuk kampanye harus didiskualifikasi.

Menurutnya, kejahatan hoax apabila tidak ada penindakan tegas secara hukum, justru akan semakin melebar dan meluas.

"Sepanjang ada bukti yang akurat bahwa salah satu kontestan tertentu menggunakan hoax ya harus didiskualifikasi, tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya