Berita

Politik

Pemkot Bekasi Wajib Sediakan Transportasi Publik Terintegrasi

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 16:30 WIB | LAPORAN:

Bakal calon wali kota Bekasi Anggawira menyatakan sangat mendukung pembangunan Light Rail Train (LRT) oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, Kota Bekasi yang notabene penyumbang komuter tertinggi menuju Jakarta harus diimbangi dengan percepatan infrastruktur teknologi transportasi. LRT adalah salah satu solusi yang akan digebrak percepatannya bila berhasil memenangkan Pilwakot Bekasi 2018 nanti.

"Bekasi itu penyumbang komuter tertinggi, hampir 15 persen disusul Kota Depok mencetak sekitar 12 persen bangkitan komuter menuju ibu kota. Dan Tangerang Selatan ketiga di antara daerah tetangga ibu kota. Maka LRT harus sesegera mungkin dikordinasikan percepatannya oleh Pemkot Bekasi, Pemkab Bekasi, Pemprov DKI Jakarta, dan pemerintah pusat," jelas Anggawira kepada wartawan, Selasa (28/8).


Menurut akademisi Universitas Islam As-Syafiiyah Jakarta itu, dirinya telah mengkaji beberapa survei mengenai kemacetan di ibu kota. Seperti survei dari Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung yang menunjukkan bahwa arus kemacetan kendaraan yang masuk ke Jakarta paling banyak berasal dari Bekasi dan Cibubur hingga sebesar 64 persen.

"Saya ingin warga Bekasi yang terpaksa mencari rezeki di Jakarta tidak habis waktunya di jalan karena macet yang akut, dan waktu bersama keluarga semakin kurang. Saya pikir LRT itu salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan dan cepat juga secara waktu, Bekasi menuju Jakarta bisa 30 menit," jelas Anggawira.

Dia menambahkan, keunggulan LRT diantaranya pembangunan bisa dilakukan dengan cepat sementara biaya perawatan lebih ringan dibanding monorel, LRT juga bisa terintegrasi dengan KRL Jabodetabek.

"Beberapa belahan dunia pakai LRT untuk mengurai kemacetan. Contoh saja negara Singapura yang juga pakai alat transportasi ini," pungkas Anggawira yang juga wakil ketua umum DPP Partai Gerindra Jawa Barat. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya