Berita

Arsul Sani/RMOL

Politik

PPP Ingin Dana Parpol Bisa Buat Bayar Listrik

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 14:59 WIB | LAPORAN:

. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik persetujuan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkaiat usulan kenaikan dana partai politik dari Rp 108 menjadi Rp 1000 per suara.

"Yang baru dibahas secara mendalam dan disetujui Kementerian Keuangan kemarin itu adalah peningkatan bantuan dana politik parpol," ujar Sekjen PPP, Arsul Sani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/8).

Arsul mengusulkan kenaikan dana parpol harus disertai dengan perluasan aturan soal dana tersebut boleh dialokasikan untuk apa saja.


Menurutnya, sampai saat ini dana parpol hanya dipakai sebatas kegiatan pendidikan dasar dan kaderisasi partai.

"Tetapi untuk kegiatan rutin seperti gaji pegawai sekretariat kemudian untuk bayar listrik, kita tidak diperkenankan," jelasnya.

Ia menyebutkan kejelasan dari aturan soal alokasi dana parpol bertujuan untuk menghindari kemungkinan penyalahgunaan dana dari negara.

"Kita lihat hasil pemeriksaan BPK tahun 2016 itu dari sepuluh parpol hanya tiga partai yang tidak ditemukan penyimpangan, PPP, PKS dan Partai Demokrat," tambah anggota Komisi III DPR ini.

Namun begitu, Arsul mengungkapkan temuan penyimpangan dana parpol bisa terjadi karena adanya perbedaan pemahaman antara parpol dan auditor.

"Barangkali yang lain itu kan bukan bermaksud menyimpang, tetatpi ada sisi pandang sebenarnya yang ini boleh tapi auditor bilang nggak bisa," demikian Arsul Sani. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya