Berita

Foto: RMOL

Politik

Interupsi Di Paripurna, PKS Minta Pembantaian Warga Rohingya Distop

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 13:34 WIB | LAPORAN:

Sidang Paripurna untuk memperingati hari ulang tahun ke-72 DPR diwarnai interupsi atas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Vietnam.

Saat sidang berlangsung, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini meminta untuk anggota dewan ikut prihatin terhadap nasib warga Rohingya yang dibantai.

"Kalau hari ini kita ultah ke-72, kita bisa makan-makan, minum-minum bisa nyanyi-nyanyi, saudara kita (warga Rohingya) jangankan untuk makan dan bernyanyi, bertahan hidup pun tak bisa tanpa jelas kesalahan dan dosa mereka anak-anak perempuan ibu-ibu dibantai tanpa pakai perasaan dan tanpa pri kemanusiaan dengan biadab," tutur Jazuli dalam interupsinya di ruang rapat paripurna, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8).


Tanpa bermaksud melakukan intervensi terhadap Vietnam, dia meminta pimpinan DPR menyurati Presiden Jokowi agar melakukan langkah konkrit atas nasib warga etnis Rohingya. Harapannya agar pemerintah Vietnam bisa menghentikan pembantaian yang mereka lakukan.

"Pimpinan DPR tolong sampaikan ke pemerintah untuk lakukan langkah-langkah riil dan konkrit untuk menghentikan pembantai-pembantaian di belahan bumi ini khusunya Rohingya. Mudah-mudahan setelah pidato Pak Ketua, pimpinan ada yang langsung sampaikan ke presiden untuk lakukan langkah-langkah riil dan konkrit," pintanya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya