Berita

Maruf Cahyono/Net

Presiden Anugerahi Sekjen MPR Satyalancana Wira Karya

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 11:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo memberi anugerah tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya Sekretaris Jendral MPR RI, Maruf Cahyono.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Maruf yang telah memberikan ide dan membuat gagasan pembentukan Lembaga Pengkajian MPR sebagai laboratorium konstitusi yang bertugas memberikan pertimbangan terkait pengkajian sistem ketatanegaraan.

Penganugerahan itu disampaikan saat upacara bendera HUT DPR/MPR ke-72 di Kompleks DPR, MPR dan DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8).


Dalam upacara tersebut, Maruf bertindak sebagai pembina upacara yang memimpin pengibaran bendera, mengheningkan cipta, pengucapan teks Pancasila, pembacaan UUD 1945, hingga pembacaan Panca Prasetya Korpri.

Dalam sambutannya, Maruf menyampaikan rasa syukur terhadap kerja yang telah dilakukan oleh para aparatur sipil negara yang memberikan dedikasinya pada bangsa dan negara. Selama 72 tahun MPR dan DPR sebagai aparatur sipil negara telah menghasilkan pekerjaan-pekerjaan yang baik, sehingga memunculkan citra baik di hadapan masyarakat.

"Kami mengawal pelaksanaan tugas wewenang MPR, yang berurusan dengan politik dan berhubungan dengan ketatanegaraan. Tantangannya ke depan semakin besar seiring dengan perkembangan demokrasi, politik dan dinamika masyarakat sendiri," katanya.

Terkait ulang tahun MPR ke-72, Maruf mengajak agar semua di lingkungan MPR melakukan rencana proyeksi ke depan terkait birokrasi.

"Mudah-mudahan MPR sebagai lembaga negara bisa semakin maju dan semakin baik dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya ini berdasarkan Keputusan Presiden RI No 60/TK/Tahun 2017 pada 21 Juni 2017. Maruf yang bekerja di MPR sejak 1994 ini, dinilai berhasil memberikan ide dan gagasan pembentukan Lembaga Pengkajian MPR sebagai laboratorium konstitusi yang bertugas memberikan pertimbangan terkait pengkajian sistem ketatanegaraan. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya