Berita

Ilustrasi/Net

Politik

11 Temuan Pansus KPK Akan Ditanyakan Ke Dirjenmas Kemenkumham

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 11:19 WIB | LAPORAN:

RMOL. Panitia Khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus KPK) menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan Dirjen Kemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, siang nanti (29/8) pukul 14.00 WIB di ruang KK1, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.

Ketua Pansus KPK, Agun Gunanjar Sudarsa mengatakan, RPD itu akan membahas soal 11 temuan pansus. Salah satunya terkait barang sitaan yang tidak dilaporkan ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rubasan).

"Kami tahu ada KUHP ada PP 27 tahun kami sudah dalami peran KPK dengan enam lembaga ada Dirjen Pajak Kemenkumham ada kantor lelang dan yang setelah kami kunjungi bertemu dengan kepala di lima kantor, ternyata di administrasi sebagaimana peraturan UU sebatas mobil motor, ada data mesin percetakan, mesin kesehatan. Sedangkan data aset rampasan tanah bangunan rumah apalagi dalam bentuk uang tidak teradministrasikan," urai Agun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.


Dalam RDP nanti bersama Kemenkumham, Pansus akan membicarakan langkah-langkah lanjutan yang harus ditempuh. Pansus juga ingin mengetahui tentang adanya barang sitaan aatau pemblokiran dari suatu lembaga hukum seperti, mobil boleh berkeliaran di jalanan.

"Dari sisi peraruran perundang-undangan. Kita akan tanyakan itu," ujar politisi Partai Golkar ini.

Selain itu juga mendalami justice collaborator (JC) yang direkomendasikan KPK terhadap warga binaan. Apalagi kata dia, KPK bertindak seakan memiliki kewenangan yang sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Jangan sampai kami yang punya penafsiran sendiri, makanya LPSK yang bicara kami bacakan prakteknya selama ini. Perlindungan saksi kewenangan LPSK. Tidak bisa lagi KPK berdasarkan UU-nya sendiri, tata cara perlindungannya diatur LPSK," imbuhnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya