Berita

Jasra Putra/Net

Nusantara

KPAI Pastikan Hak 9 Bocah Korban Pencabulan Di Cengkareng Terpenuhi

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 06:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demi menindaklanjuti kasus pencabulan sembilan anak di Cengkareng, Jakarta Barat, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah melakukan pertemuan dengan Kapolsek Cengkareng Agung Budi Laksono dan Sakti Peksos Kemensos RI.

Pertemuan yang digelar Senin (28/8) itu turut dihadiri oleh Ketua KPAI Susanto, Komisioner Bidang Eksploitasi dan Trafiking Ai Maryati Solihah, dan Komisioner Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra.

Ada sejumlah kesepakatan yang dibangun dalam rangka memudahkan koordinasi penanganan kasus tersebut. Pertama, penyidik sudah melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk pelimpahan perkara sesegera mungkin dan meminta rekomendasi dari KPAI terkait saksi ahli.


Kedua, terkait korban KPAI memastikan hak-hak korban bisa terpenuhi dengam baik, seperti pengobatan kesehatan, rehabilitasi dan pendampingan psikologis korban.

"KPAI sudah bertemu dengan keluarga korban untuk bisa bekerjasama dalam pemenuhan hak-hak anak yang tentu membutuhkan waktu lama," ujar Jasra Putra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/8).

Dalam kasus ini, pelaku menggunakan modus yang sama dengan kasus kekerasan seksual anak lainnya, yakni dengan melakukan bujukan dan imbalan makanan.

"Oleh sebab itu, diimbau kepada orang tua untuk aware terhadap lingkungan terdekat. Karena kita melihat kasus ini orang tua sibuk bekerja dan tidak mengetahui peristiwa ini," sambungnya.

"Kepada pemerintah diharapkan dengan Jakarta sudah mendeklarasikan diri Kota Layak Anak maka sejatinya dimulai dari RT/RW Ramah Anak sebagai ujung tombak perlindungan anak di masyarakat," tutup Jasra.

Polsek Cengkareng berhasil menangkap seorang pria berinisial AW alias W alias G (29) yang diduga sebagai pelaku pencabulan terhadap sembilan anak laki-laki di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Pelaku memakai modus memberi iming-iming makanan untuk merayu korbannya. Termasuk turut mengantar jemput korban ke sekolah.

"Setelah rumahnya sepi dilakukan kegiatan seksual yang abnormal. Korban saat ini ada sembilan, semua di bawah umur," kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Agung Budi Leksono Selasa (22/8) lalu. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya