Berita

Politik

Korea Utara Berharap Persahabatan Dan Kerjasama Dengan Indonesia Terus Berkembang

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 06:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choe Hui Chol menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke 72 Kemerdekaan RI kepada rakyat dan pemerintah Republik Indonesia serta harapan yang tulus bagi kemajuan bangsa Indonesia dan bagi pengembangan kerjasama Korea Utara dan Indonesia.

"Merupakan posisi konsisten dari pemerintah Korea Utara untuk menghargai dan mengembangkan hubungan dengan Indonesia terlepas dari situasi yang terjadi," kata Wamenlu Choe Hui Chol yang pernah bertugas pada Kedutaan Besar Korea Utara di Jakarta, pada acara resepsi diplomatik yang digelar oleh Kedutaan Besar RI di Pyongyang, Korea Utara pada 23 Agustus 2017.

Sebelumnya, menurut Sekretaris Kedua pada KBRI Pyongyang, Sukamto tepat pada 17 Agustus 2017 Presiden Presidium Supreme People's Assembly Kim Yong Nam, menyampaikan ucapan selamat HUT ke-72 Kemerdekaan RI kepada Presiden Joko Widodo, disertai harapan agar hubungan persahabatan dan kerjasama antara kedua negara dapat terus berkembang, serta Presiden dan rakyat Indonesia akan lebih berhasil dalam pembangunan sosial-ekonomi dan kemakmuran negara.


Ucapan selamat HUT ke-72 RI juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho kepada Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Korea Utara Bambang Hiendrasto dalam kata sambutan pada acara resepsi diplomatik yang diselenggarakan di Taedonggang Diplomatic Club tersebut, antara lain menyatakan bahwa fondasi hubungan diplomatik dan persahabatan Indonesia dan Korea Utara dibangun oleh pemimpin besar kedua negara, Presiden Soekarno dan Presiden Kim Il Sung.

Dubes Bambang juga menginformasikan mengenai kegiatan yang telah dilakukan oleh KBRI Pyongyang dalam 2017 ini, antara lain berpartisipasi pada Festival Bunga Kimilsungia ke-19.

Menurut Dubes Bambang, festival tersebut tidak saja sangat spesial bagi rakyat Korea Utara tetapi juga bagi Dubes RI dan seluruh staf KBRI serta rakyat Indonesia mengingat bunga Kimilsungia merupakan warisan dari Presiden Soekarno dan Presiden Kim Il Sung bagi kedua bangsa.

Kegiatan lain yang telah dilakukan oleh KBRI Pyongyang tahun ini adalah mengadakan kegiatan bersama Kementerian Luar Negeri Korea Utara dalam rangka peringatan 15 tahun kunjungan Presiden kelima RI, Ibu Megawati Soekarnoputri, ke Korea Utara.

Pada bagian lain dari sambutan, Dubes Bambang mengatakan bahwa Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa dan lebih dari 700 suku bangsa dengan latar belakang budaya yang berbeda telah membentuk Indonesia yang multikultur.

Ditambahkannya, sebagai bangsa yang majemuk, Indonesia telah menetapkan Pancasila sebagai ideologi negara dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Cita Rasa Indonesia di Korea Utara

Acara resepsi diplomatik yang dihadiri oleh 130 tamu undangan, antara lain para pejabat sipil/militer Korea Utara, para duta besar, atase pertahanan, pejabat badan-badan PBB dan organisasi internasional lain tersebut diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Korea Utara dan Indonesia, Aegukka dan Indonesia Raya.

Setelah Dubes RI dan Wakil Menlu Korea Utara menyampaikan kata sambutan, tamu undangan dipersilakan untuk menikmati hidangan makan malam, antara lain rendang, sate ayam, martabak telor, dan es cendol yang menjadi kuliner istimewa bagi para tamu undangan, selain makanan khas Korea.

Beberapa tamu undangan, baik warga asing maupun warga Korea Utara, sempat menanyakan bahan dan resep makanan/minuman khas Indonesia tersebut kepada para staf KBRI. Bahkan, ada diantaranya yang ingin ketemu dengan yang memasak makanan tersebut.

Khusus rendang, ada yang menanyakan secara rinci, termasuk berapa jam memasaknya hingga siap disajikan.

Untuk menambah suasana Indonesia, alunan intrumentalia lagu-lagu nusantara dan degung Sunda secara "medley" mengiringi acara makan malam.

Tamu undangan yang pernah berkunjung ke Indonesia seolah diingatkan dengan aneka ragam budaya Indonesia.

Walhasil, banyak tamu undangan yang menyatakan terkesan dengan acara resepsi diplomatik HUT ke-72 Kemerdekaan RI tersebut. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya