Berita

Agus Muharram/Net

Amanat Kemenkop Jadi Kementerian Teknis Harus Digolkan Dekopin

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 06:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Koperasi dan UKM, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin) menggelar pertemuan di Lt 2 Ruang Rapat Ikopin, Jalan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/8).

Pertemuan itu membahas mengenai amandemen UU 39/2008 tentang Kementerian Negara agar Kementerian Koperasi dan UKM menjadi Kementerian Koperasi, sehingga bisa melaksanakan kebijakan teknis.

Amandemen tersebut merupakan skala prioritas yang tahun ini harus bisa digolkan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) sesuai amanat Kongres Koperasi ke-III di Makasar pada tanggal 12 Juli 2017 yang lalu.


"Amandemen UU 39/2008 adalah salah satu skala prioritas dari 17 rekomendasi Kongres Koperasi yang tahun ini harus bisa ditindaklanjuti oleh Gerakan Koperasi melalu Dekopin," ujar Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM, Agus Muharram dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/8).

Dengan amandemen UU 39/2008, ke depan Kementerian Koperasi dan UKM bisa naik kelas menjadi Kementerian Koperasi yang mempunyai tugas pokok dan fungsi tidak lagi hanya sekadar membantu presiden dalam perumusan kebijakan pemberdayaan koperasi, melaksanakan fungsi koordinasi, dan singkronisasi program-program pemerintah. Tetapi juga mempunyai fungsi melaksanakan kebijakan teknis operasional dalam pemberdayaan koperasi.

Jika nanti Kementerian Koperasi naik kelas, jelas Agus, pegiat koperasi yang ingin berbisnis atau menyelenggarakan bisnis di berbagai sektor produksi bisa langsung melalui dan berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi saja. Mereka tidak perlu lagi harus melalui kementerian teknis yang membidangi sektor-sektor ekonomi lain di luar koperasi yang selama ini berjalan. Kecuali, bisnis sektor sektor produksi yang diselenggarakan oleh perusahan atau badan hukum yang bukan koperasi.

"Saya menerima banyak masukan bahwa masyarakat, khususnya pegiat koperasi bersemangat pada awal pembentukan koperasi, tetapi saat mengetahui bidang usaha sektor produksi yang akan menjadi bisnisnya koperasi tersebut akan dijalankan, ternyata harus mengikuti aturan-aturan dari kementerian teknis sektoral lainnya yang membuat koperasi mereka mengalami kesulitan," jelas Agus.

Point urgent dan penting lain yang juga diharapkan gerakan koperasi adalah bisa penyelesaian rencana pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi Simpan Pinjam (LPS-KSP) pada tahun ini.

"Pembentukan LPS-KSP diharapkan juga bisa dikeluarkan peraturannya tahun ini. Tidak harus melalui UU, mungkin saja dapat saja dapat melalui peraturan pemerintah dan ini tentu memerlukan kajian lebih lanjut," pungkasnya. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya