Berita

Politik

Politisi Sumsel Senang Dana Parpol Melonjak Tajam

SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 21:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kalangan pengurus partai politik di Sumatera Selatan bersyukur Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menetapkan kenaikan dana parpol tiap tahunnya.

Kenaikan itu hampir sepuluh kali lipat, dari sebelumnya Rp108 per suara sah menjadi sebesar Rp 1000 per suara sah.

"Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur atas keputusan Menteri Keuangan terkait dana parpol dari Rp 108 jadi Rp 1000," kata Ketua POK DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel, Mardiansyah, kepada RMOL Sumsel, Senin (28/8).


Dia katakan, PAN akan mengoptimalkan anggaran tersebut untuk pendidikan politik dan kaderisasi serta menyerap aspirasi masyarakat. Dia akui bahwa selama ini dana bantuan parpol sebesar Rp 108 per suara sah tidak cukup untuk menutupi kegiatan partai yang membutuhkan daba besar. Selama ini kader partai, terutama yang duduk di DPRD, terus diminta memberi sumbangan ke kas partai.

"Selama ini kekurangannya dibebankan pada sumbangan anggota Dewan. Harapannya ini menjadi sesuatu yang positif. Ini juga bisa sebagai upaya pencegahan korupsi," kata Mardiansyah.

Terpisah, Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan, mengaku senang dengan kabar kenaikan dana bantuan parpol. Senada dengan Mardiansyah, menurut dia dana Rp 108 per suara sangat tidak cukup untuk kegiatan partai.

"Memang tidak cukup. Selama ini sering nombok karena sekali kegiatan partai itu butuh Rp 200 sampai 300 juta. Selama ini RP 100 juta setahun, mana cukup," ucapnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya