Berita

Net

Politik

RUU Perbatasan Untuk Antisipasi Terulangnya Kasus Sipadan-Ligitan

SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 19:25 WIB | LAPORAN:

Penyelesaian permasalahan daerah perbatasan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Lantaran, daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga tergolong kompleks dan sensitif.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan, Indonesia perlu punya payung hukum untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Untuk itu, DPD saat ini tengah menggodok rancangan undang-undang tentang perbatasan.

"Perbatasan memang identik dengan masalah, baik infrastruktur, kesejahteraan, kesehatan, dan lain-lain. Maka kita butuh payung hukum untuk menindaklanjuti persoalan ini," ucap Nono dalam keterangannya, Senin (28/8).


Pengalaman lepasnya Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan ke tangan negara tetangga Malaysia menandakan adanya permasalahan di Indonesia. Pada waktu pengadilan internasional, timbul pertanyaan apakah ada undang-undang yang mengatur wilayah perbatasan.
"Di Malaysia mengatur itu. Artinya klaim sepihak dari undang-undang itu penting," kata Nono.

Dia menilai, sejauh ini, Indonesia belum punya regulasi yang mengatur itu. Maka jangan sampai kejadian seperti yang menimpa Sipadan dan Ligitan terulang kembali di masa mendatang.

"Kita tidak mau ada kejadian seperti itu terulang lagi," ujar Nono.

Selain itu, lanjutnya, undang-undang yang mengatur perbatasan juga sejalan dengan program Nawacita pemerintahan Joko Widodo. Di pemerintahan Jokowi, tanda-tanda itu sudah ada walaupun masih jauh dari harapan.

"Terpenting kita terus bekerja agar RUU perbatasan ini segara rampung," demikian Nono. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya