Berita

Edy Rahmayadi/Net

Olahraga

SEA Games 2017

Kursi Milla Tetap Aman

Biarpun Gagal Meraih Emas
SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 11:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pelatih Luis Milla telah gagal mengantarkan Indonesia merebut medali emas cabang sepak bola SEA Games 2017. Meski demikian Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengungkapkan jabatan Milla masih aman.

Edy Rahmayadi mengatakan kegagalan di SEA Games tahun ini bukan salah dari pria Spanyol tersebut. Kegagalan itu, menurut Edy Rahmayadi, karena ada persoalan non-teknis.

"Saya pikir ini bukan salah Luis Milla. Ini adalah salah karakter tim, yang harus dibe­nahi. Evaluasi memang harus ada, tapi dari segi permainan sudah luar biasa," kata Edy Rahmayadi.


Kesalahan karakter yang dis­ebutkan Edy Rahmayadi itu mengacu kepada tingkat emo­sional para pemain timnas U-22. Banyak kejadian tidak perlu dilakukan para pemain, hingga berujung kartu kuning atau kartu merah.

Akibatnya dalam pertandingan semifinal melawan Malaysia, ada 3 pemain pilar timnas U-22 yang tidak bisa bermain kar­ena skors kartu. Mereka adalah Hansamu Yama, M. Hargianto, dan Marinus Wanewar.

"Bayangkan lawan Malaysia, 3 pemain tidak bisa main. Sebelumnya lawan Vietnam, Evan Dimas tidak bisa main. Padahal itu bahaya sekali, pertandingan yang menentu­kan, sampai di laga berikutnya juga ada kartu merah," tutur Edy Rahmayadi.

"Kelakuan seperti itu mem­bahayakan tim. Ini yang perlu dievaluasi. Kalau kita lihat Lionel Messi, dia main diten­dang sama lawan berapa kali? Tapi tetap tenang, senyum," Edy Rahmayadi, melanjutkan.

Oleh karena itu Edy Rahmayadi mengatakan Luis Milla masih aman untuk menjadi pelatih timnas Indonesia. Pelatih asal Spanyol itu punya kontrak 2 tahun sejak Februari 2017, dengan target medali emas SEA Games 2017 dan empat besar Asian Games 2018.

"Kalau coach Luis Milla ini lihat nanti, tahun depan juga masih ada Asian Games. Dia sudah bagus dalam melatih pemain Indonesia. Kami berharap Luis Milla masih mau melatih di Indonesia," tutur Edy Rahmayadi.

Gelandang timnas U-22, Evan Dimas, menyampaikan per­mintaan maaf kepada rakyat Indonesia atas kekalahan dari Malaysia di semifinal SEA Games 2017. Kekalahan itu sekaligus menutup peluang meraih target medali emas.

Evan Dimas menyatakan ia dan rekan-rekannya sudah ber­juang maksimal. Tapi dalam sepak bola selalu ada menang dan kalah.

"Pastinya saya sebagai kapten dalam pertandingan melawan Malaysia, mewakili teman-teman lainnya, memohon maaf atas kegagalan maju ke babak final dan berkesempatan mere­but medali emas," kata Evan Dimas.

Ucapan terima kasih juga di­lontarkan pemain Bhayangkara FC itu. Pernyataan itu sebagai jawaban atas dukungan maksi­mal dari masyarakat Indonesia yang telah memberi dukungan maksimal, baik di stadion mau­pun bentuk dukungan lainnya.

"Saya juga berterima kasih kepada suporter Indonesia atas dukungannya selama bermain di SEA Games. Kami sudah beru­saha mati-matian, tapi memang hasilnya tidak berpihak kepada kami," tutur Evan Dimas.

Indonesia masih berpelu­ang merebut medali perunggu. Syaratnya Evan Dimas dan kawan-kawan mengalahkan Myanmar dalam perebutan peringkat ketiga di Stadion Selayang, Selangor, Selasa 29 Agustus 2017 sore. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

In Memorian Try Sutrisno: Pemikiran dan Dedikasi

Senin, 02 Maret 2026 | 18:14

Cek Jadwal One Way, Ganjil-Genap, dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 18:12

Lebaran di Ambang Kelangkaan BBM

Senin, 02 Maret 2026 | 18:04

Konflik Iran-Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik

Senin, 02 Maret 2026 | 18:00

Benahi Tol Sumatera Jelang Mudik 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:46

Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK

Senin, 02 Maret 2026 | 17:28

Ayatollah Alireza Arafi dan Masa Depan Republik Islam Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 17:13

Waka MPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Gejolak Selat Hormuz pada APBN

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

Adkasi Minta Evaluasi Kebijakan Transfer Keuangan Daerah

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

5 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

Senin, 02 Maret 2026 | 16:59

Selengkapnya