Berita

Abdul Haris Semendawai/Net

Politik

KPK Offside, Lindungi Banyak Saksi Tanpa Koordinasi LPSK

SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 11:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Abdul Haris Semendawai memenuhi panggilan panitia khusus (Pansus) hak angket DPR RI untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Abdul Haris mengaku kehadirannya kali ini untuk membahas soal perlindungan saksi dari komisi anti rasuah.

"Kebetulan kami diundang untuk membahas perlindungan saksi kaitannya dengan KPK," katanya di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (28/8).


Dia menekankan bahwa pihaknya selalu melakukan koordinasi dalam setiap kasus yang ditangani oleh KPK. Namun begitu, dia mengaku mendengar kabar bahwa ada saksi yang dilindungi oleh KPK tanpa ada koordinasi dengan LPSK.

"Namun ternyata banyak juga informasi yang kita ketahui sekarang, ada beberapa juga saksi yang ternyata dilindungi sendiri oleh KPK," ungkapnya.

Saksi itu, kata dia, ternyata tidak direkomendasikan oleh KPK untuk dilindungi oleh LPSK. Padahal kata dia LPSK memegang mandat perlindungan saksi dan korban seperti yang diamanatkan oleh UU.

"Nah oleh karena itu, dalam beberapa kesempatan, kami pun mengimbau kepada saksi, kepada siapapun yang memang butuh perlindungan khususnya saksi, pelapor, atau JC (justice collaborator) untuk mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, rapat dengar pendapat (RDP) yang dijadwalkan akan dilangsungkan pada pukul 10.00 WIB di Ruang KK, Gedung Nusantara masih belum diselenggarakan. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya