Berita

Nusantara

KPK Panggil Adik Andi Narogong Untuk Tersangka Markus Nari

SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 10:32 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap pengusaha Vidi Gunawan. Vidi akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi KTP elektronik.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (28/8).

Selain Vidi, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan kepada empat saksi lainnya. Yakni, swasta Winata Cahyadi; pensiun PNS Dirjen Dukcapil Kemendagri, Ruddy Indarto Haddy; PNS BPP Teknologi, Meidy Laooari; PNS BPPT, Tri Sampurno.


Vidi merupakan adik kandung dari terdakwa korupsi e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Dalam fakta persidangan terdakwa Irman dan Sugiharto, terungkap bahwa ada 'Tim Fatmawati' yang mengatur proses pengadaan proyek e-KTP. Vidi Gunawan merupakan salah satu anggota tim tersebut.

Dalam dakwaan, pada ruko di Jalan Fatmawati milik Andi Narogong, terjadi pembahasan rancangan proyek hingga menetukan besaran anggaran proyek e-KTP. Tim Fatmawati dinilai berperan penting dalam proyek yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

KPK menetapkan Markus Nari sebagai tersangka korupsi e-KTP sejak 19 Juli 2017. Politisi Golkar itu diduga menerima aliran dana e-KTP sebesar Rp 4 miliar dan USD 13 ribu.

Markus terjerat dua perkara dalam korupsi e-KTP. Ia juga ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan tindakan menghalangi proses penyidikan dengan mempengaruhi saksi dalam sidang terdakwa Irman dan Sugiharto. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya