Berita

Nusantara

Demi Pemilih Disabilitas, KPU Jabar Minta Masukan KPU Eropa

SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 08:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demi meningkatkan pelayanan pelaksanaan pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat berencana menggelar sharing knowledge dengan melibatkan petugas KPU dari berbagai negara.

Rencana itu diawali dengan kerjasama dengan asosiasi dosen ilmu politik Indonesia (Adipi) yang nantinya bertindak sebagai pembuat event sharing knowledge tersebut.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, selain bekerja sama dengan Adipi, pihaknya juga akan mengundang petugas KPU Kabupaten Kota di Jawa Barat pada acara tersebut. Termasuk juga petugas KPU Provinsi di seluruh Indonesia.


"Kita akan mengundang KPU yang ada di Eropa, Asia dan Australia. Akses-akses asosiasi dosen cukup baik di dunia internasional, dengan jaringan itu mereka akan kita datangkan ke sini untuk berbagi pengalaman bagaimana melayani penyandang disabilitas seperti apa," katanya.

Nantinya, lanjut Yayat, pada acara tersebut akan dibahas tata cara memberikan pelayanan yang baik kepada para pemilih, khususnya pemilih disabilitas.

"Jadi pengalaman pengalaman di beberapa negara tersebut akan kita himpun dan jadi rekomendasikan dan akan diupayakan direalisasi. Karena di beberapa negara itu berbeda beda permasalahan disabilitas di sana," katanya.

Menurutnya, hal itu penting karena masyarakat penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dan harus mendapatkan perhatian.

"Pemilih disabilitas ini harus diperhatikan, itu sebagai amanah uud dan konstitusi. Setiap warga negara sama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan. Jadi kita harus memberikan pelayanan yang sama baik disabilitas dengan lainnya, jangan dibeda bedakan," katanya seperti diberitakan RMOLJabar. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya