Berita

Agun Gunandjar/Net

Politik

Agun Gunandjar Ajak ICW Buka-bukaan Di Pansus KPK

SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 07:48 WIB | LAPORAN:

Ketua Pansus KPK Agun Gunandjar Sudarsa enggan mengomentari hasil evaluasi Indonesia Corruption Watch (ICW) terhadap kinerja timnya.

Menurutnya, Pansus KPK akan terus bekerja dengan fokus meski ada cibiran dari luar. Dengan demikian, Agun yakin Pansus KPK bisa berhasil menyelesaikan tugas dalam 60 hari kerja.

Aspek kelembagaan, kewenangan, SDM, dan anggaran komisi anti rasuah menjadi target pendalaman anggota pansus untuk membenahi KPK.


"Tentunya, melalui data dan fakta yang kami miliki," tegasnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Senin (28/8).

Ia berharap Pansus KPK bisa menghadirkan lembaga anti korupsi yang benar dalam sistem hukum nasional, taat pada aturan hukum dan HAM dalam menjalankan kewenangannya, dan dilaksanakan oleh SDM yang patuh.  Termasuk didukung oleh anggaran yang teraudit.

Ketimbang memberi evaluasi dari luar Pansus KPK, Agun meminta ICW dan KPK untuk bisa hadir di rapat pansus sehingga bisa membedah semua yang dipermasalahkan.

"Sudahlah hadir saja di Pansus, kita buka-bukaan," pungkasnya.

ICW memberi enam temuan terhadap kinerja Pansus Hak Angket KPK yang harus dievaluasi. Pertama, dari total 16 aktivitas Pansus, 12 di antaranya dinilai tidak relevan dengan tujuan awal. Aktivitas itu diduga hanya untuk mencari-cari kesalahan KPK.

Temuan kedua, ICW menilai 4 dari 5 ahli yang diundang Pansus Angket KPK terkesan mendukung atau menguntungkan Pansus. Hanya 1 ahli yang dinilai merugikan Pansus karena mempersoalkan legalitas Pansus.

Ketiga, ICW menilai Pansus Angket melakukan kunjungan-kunjungan politis yang tidak relevan. Selanjutnya, ICW mempertanyakan saksi yang dihadirkan Pansus dari Napi Korupsi.

Kelima, Pansus diduga dengan sengaja menebar ancaman hoax (berita palsu). Terakhir, ICW melihat pansus melakukan 3 ancaman ke KPK selama bekerja. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya