Berita

Donal Fariz/RMOL

Politik

ICW Dorong Pimpinan KPK Pecat Direktur Penyidikan

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 | 16:50 WIB | LAPORAN:

Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Pimpinan KPK untuk segera menonaktifkan Direktur Penyidik (Dirdik) KPK.

Desakan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas kesaksian Miryam S Haryani yang menyebut ada tujuh pejabat KPK membocorkan jadwal pemeriksaan dirinya kepada anggota Komisi III DPR.

"Kalau kami ICW, pimpinan KPK harusnya segera menonaktifkan Direktur Penyidikan. Setelah KPK nonaktifkan, segera KPK melakukan dua pemeriksaan. Pemeriksaan etik dan pidana karena jangan sampai ada duri dalam daging di KPK," ucap Koordinator Bidang Politik ICW, Donal Fariz saat konferensi pers di Sekretariat ICW, Jakarta, Minggu (27/8).


Meski Dirdik belum terbukti benar-benar melakukan pertemuan tersebut dan KPK masih melakukan pemeriksaan internal, Donal beranggapan bahwa pimpinan harus mampu bersikap tegas. Karena jika di kemudian hari Dirdik terbukti melakukan pertemuan tersebut akan merugikan internal KPK.

"Ini persoalan melanggar etik yang harus diproses sejara objektif dan fair oleh KPK itu sendiri. Saya lihat KPK sudah cukup terbuka memproses yang bersangkutan. Buktinya rekaman pemeriksaan Miryam yang menyebut tujuh penyidik dan seorang ditektur itu dibuka di persidangan," tambahnya.

Pada Senin (14/8), Jaksa KPK memutarkan video pemeriksaan Miryam sebagai saksi di Gedung KPK. Video tersebut diputarkan saat persidangan di Pengadilan Tipikor.

Dalam video nampak Miryam diperiksa oleh dua penyidik, Novel Baswedan dan Ambarita Damanik. Kepada Novel, Miryam mengungkapkan bahwa tujuh pejabat KPK itu membocorkan jadwal pemeriksaan dirinya kepada anggota Komisi III DPR.

Dalam video pemeriksaan itu, Miryam memberikan sebuah catatan kepada Novel. Setelah membaca catatan tersebut, Novel baru mengetahui bahwa pegawai KPK yang dimaksud setingkat direktur bidang penyidikan di KPK.

Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK telah meminta pimpinan KPK untuk melakukan pemeriksaan internal, guna mengklarifikasi temuan tersebut. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya