Berita

Idrus Marham/Net

Politik

Golkar: Bukan Hanya Saracen, Siapapun Perusak Bangsa Harus Ditindak Tegas

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 | 15:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Siapapun yang berencana menimbukan perpecahan dan mengancam persatuan dan kesatuan di negeri ini harus ditindak tegas.

Begitu tegas Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menanggapi keberadaan sindikat penyedia jasa konten penyerbar isu SARA, Saracen.

"Sikap partai Golkar, siapapun dia, bukan hanya Saracen, yang nyata-nyata mengambil langkah merusak kesatuan dan kesatuan bangsa yang menimbulkan perpecahan bangsa, maka itu harus ditindak secara tegas," ujarnya di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (27/8).


Khusus untuk Saracen, Idrus meminta agar aparat Kepolisian segera mengambil tindakan nyata agar perkembangan penyedia jasa serupa tidak berkembang.

"Kepolisian harus segera mengambil langkah konkret menuntaskan masalah Saracen," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya