Berita

Valeriy Maistrovoy dan M. Wahid Supriyadi/Net

Dunia

Pencak Silat Semakin Digandrungi Warga Rusia

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 | 05:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seni beladiri pencak silat semakin digandrungi warga Rusia. Tercatat sekitar 300 orang warga Rusia mengikuti seni beladiri Indonesia tersebut yang tidak hanya di Moskow, tetapi juga di kota-kota lainnya, seperti St. Petersburg, Kirov, Saratov, dan Tula.

Begitu kata Presiden Federasi Pencak Silat Rusia Valeriy Maistrovoy, saat bertemu dengan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi di Moskow, Kamis (24/8) waktu setempat

"Perguruan pencak silat kami di Rusia sudah berusia 14 tahun yang kami rintis mulai tahun 2003. Saat ini sudah banyak peminatnya," ujarnya.
 

 
Valeriy Maistrovoy yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Pencak Silat Eropa dan Presiden Federasi Seni Beladiri Moskow mengatakan murid-muridnya telah ikut serta mempromosika silat ke berbagai negara. Mereka mendirikan dan mengembangkan pencak silat di negara-negara sekitar Rusia, seperti Azerbaijan, Estonia, Kazakhstan, Latvia, Lithuania, Polandia, Slovakia dan Ukraina.

Duta Besar Wahid menyampaikan apresiasi atas upaya-upaya yang dilakukan oleh Federasi Pencak Silat Rusia tersebut. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari promosi budaya Indonesia di Rusia dan bisa meningkatkan hubungan kedua bangsa.

"Kita dapat bekerja sama untuk lebih mempromosikan pencak silat di Rusia sehingga dapat menarik lebih banyak lagi peminat dan peserta yang mempelajarinya,” ungkap Wahid dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Sabtu (26/8).
 
Dengan melihat peran aktif dan sejumlah prestasi Federasi Pencak Silat Rusia, Duta Besar Wahid memandang perlu ada sebuah kejuaraan pencak silat di Rusia

"Kita rencanakan untuk menyelenggarakan workshop pencak silat untuk anak-anak dan pemuda Rusia di KBRI Moskow pada awal Oktober 2017 dan kemungkinan kejuaraan pencak silat piala KBRI Moskow pada musim panas tahun depan," pungkasnya. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya