Berita

Fahri Hamzah

Politik

Meski Terus Ditarget, Fahri Tetap Akan Buru KPK

JUMAT, 25 AGUSTUS 2017 | 17:18 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono dengan barang bukti uang sebanyak Rp 20 miliar.

Apa tanggapan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah?

Ditemui di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jum'at (25/8), Fahri menjelaskan tak hanya Rp 20 miliar, lebih dari itupun KPK pasti mampu mengungkapnya. Karena selalu melakukan cara-cara ilegal.


"Menurut saya tidak ada SOP itu. Akhirnya keputusan MK dan UU ITE nggak dipakai akhirnya yang dipakai adalah dokumen yang tidak sah, tidak pernah ada mungkin. SOP penyadapan KPK. Sekarang KPK berani enggak terbuka? Bahwa SOP penyadapan adalah dokumen publik yang harus diungkapkan ke publik. Apa yang dia mulai, bagaimana dia mengoperasikannya harus terbuka. Kalau tidak ini klandestin, atau operasi bawah tanah. Ada kantornya KPK tapi operasi penyadapan bawah tanah," lanjutnya.

Jika KPK dibiarkan tetap berlaku demikian, publik pasti akan bertanya-tanya, mengapa KPK tak mau menangkap yang lain. KPK duga Fahri bekerja hanya berdasarkan orderan dari pihak-pihak tertentu.

"Apakah peredaran uang seperti itu di republik ini hanya kepada orang itu? Jangan-jangan itu diorder. Jangan-jangan itu ditarget. Jangan-jangan di bawah ini ada yang bermain menggunakan KPK untuk kepentingan politiknya," duga Fahri.

Fahri Hamzah dan koleganya, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon merupakan dua orang yang tergolong paling vokal dalam mengkritik KPK. Namun hingga kini mereka nampaknya masih aman-aman saja. Dipertegas soal itu, Fahri mengaku dirinya sudah seringkali dijadikan target.

"Maksudnya saya diminta kena? Ya saya kan udah berkali-kali disebut isu. Suruh Yulianis ngomong soal nama saya. Pemilu 2014, Februari, Maret nama saya disebut. Berharap nama saya hilang dari masyarakat dan enggak dipilih. Alhamdulillah rakyat pilih. Karena saya akan terus buru KPK ini," tegasnya.

Menurut Fahri, skandal KPK ini harus dibongkar. Untuk itu dia mendesak Agus Raharjo Cs untuk lebih terbuka dengan skandal aset sita, pengarahan saksi, rumah sekap dan sebagainya.

"Ini semua skandal. Jadi KPK di bawahnya ada kegiatan-kegiatan yang tidak terkontrol yang berbahaya sekali ada negara dalam negara. Lihat aja nanti kalau Pansus terus bekerja insya Allah negara dalam negara ini akan terungkap," pungkasnya. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya