Berita

Volodymyr Pakhil/Net

Politik

Ukraina-Indonesia Dua Sahabat Yang Saling Mendukung

JUMAT, 25 AGUSTUS 2017 | 09:12 WIB | LAPORAN:

. Pada 24 Agustus 1991, Ukraina mendapatkan kembali kemerdekaannya setelah kejatuhan Uni Soviet. Tahun ini menandai 26 tahun peringatan Kemerdekaan Ukraina dan 25 tahun peringatan hubungan diplomatik Ukraina-Indonesia.

Sepanjang sejarah, meski pun jarak yang jauh, hubungan antara Ukraina dan Indonesia sangat bersahabat dan saling mendukung. Ukraina menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Indonesia pada tahun 2006 untuk membantu menanggulangi akibat gempa bumi di Yogyakarta.

Indonesia mendukung kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina serta memberikan suaranya dalam Sidang Umum Resolusi PBB "Integritas Wilayah Ukraina", yang menyoroti okupasi ilegal atas Krimea (Ukraina) oleh Rusia. Tatar Krimea - Muslim Ukraina juga termasuk diantara mereka yang haknya sebagian besar dilanggar oleh penguasa yang menduduki wilayah tersebut.


Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Ukraina untuk Republik Indonesia, Volodymyr Pakhil mengatakan Ukraina berkomitmen mendukung Indonesia sebagai anggota Dewan Keamanan Tidak Tetap PBB untuk periode 2019-2020.

"Ukraina dan Indonesia memiliki dialog politik yang dinamis, diantaranya, dua kunjungan kenegaraan dari Presiden Ukraina ke Indonesia, tiga kunjungan delegasi Parlemen tingkat tinggi Indonesia ke Ukraina, kunjungan Menteri Luar Negeri Ukraina ke Indonesia, kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia ke Ukraina," ujar Volodymyr Pakhil dslam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (25/8).

Sejumlah agenda bilateral telah direncanakan dalam tahun 2017, termasuk Sesi Ketiga Komisi Antar-Pemerintah Ukraina-Indonesia dalam bidang Kerjasama Ekonomi dan Teknik serta Forum Bisnis.

Indonesia adalah mitra dagang utama Ukraina di wilayah Asia Tenggara. Perdagangan dua arah mencapai 872,6 juta dolar AS pada tahun 2016, naik dari sebelumnya 525,2 juta dolar AS pada tahun 2015 (pertumbuhan tahunan sekitar 60 persen).

Ekspor Indonesia ke Ukraina berupa minyak kelapa sawit, mesin listrik, kertas, alas kaki, kopi, kakao dan teh, serta mengimpor sereal, logam besi, mesin dan peralatan, produk industri penggilingan, bubuk telur.

Bidang kerjasama bilateral ekonomi dan perdagangan yang paling menjanjikan adalah industri pertanian, energi, teknik, baja, farmasi, dan makanan.

Jelas Volodymyr Pakhil, meskipun agresi hibrid Rusia terus berlangsung, yang mencakup tidak hanya aksi militer melawan Ukraina, namun juga propaganda informasi yang tidak benar, Ukraina menerapkan reformasi internal untuk meningkatkan kinerja bisnis, daya saing global, peringkat kredit, indikator stabilitas ekonomi-makro.

"Saat ini Ukraina dan Indonesia berada pada jalur reformasi ekonomi dan dapat saling berkontribusi untuk meningkatkan nilai perdagangan dan efektivitas kerjasama bilateral secara signifikan," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya