Berita

Net

Politik

Bakal Cawagub Ini Janjikan Penguatan Ekonomi Petani Jateng

JUMAT, 25 AGUSTUS 2017 | 05:31 WIB | LAPORAN:

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah menempatkan petani sebagai kelompok penduduk termiskin dengan presentase 55,95 persen.

Menyikapi fakta tersebut, bakal calon wakil gubernur Jateng Dede Indra Permana Sudiro menilai sudah semestinya data yang ada dijadikan patokan untuk membuat kebijakan tepat. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani.

"Sungguh ironis, Jawa Tengah sebagai wilayah agraris namun petaninya justru hidup dalam garis kemiskinan. Sudah saatnya kita pikirkan sebuah gagasan untuk meningkatkan taraf hidup kelompok tani di Jateng," jelas Dede dalam keterangannya, Jumat (25/8).


Oleh karena itu, dia akan memberi perhatian bagi nasib para petani dengan mengembangkan program ekonomi yang bersentuhan langsung dengan kesulitan yang dihadapi. Salah satunya dengan meluncurkan program penguatan modal usaha kelompok tani.

"Insha Allah bila diamanahi saya ingin mengembangkan program-program yang langsung bersentuhan dengan masalah ekonomi yang dihadapi oleh para petani dan buruh tani pra sejahtera. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan bantuan penguatan modal usaha kelompok tani," bebernya.

Dede menerangkan, penguatan modal usaha kelompok tani adalah stimulasi dana bagi pelaku pertanian yang terkendala keterbatasan modal. Fasilitas itu juga akan diiringi dengan program-program peningkatan sumber daya manusia (SDM) petani dan penguatan kelembagaan petani seperti pembinaan, penyuluhan, monitoring, dan sebagainya.

"Melalui program ini diharapkan dapat mengembangkan usaha agribisnis, kemudian meningkatkan kemandirian dan kerja sama kelompok tani. Dan tentunya memangkas angka kemiskinan petani di Jateng," beber politisi PDI Perjuangan itu.

Solusi lain, Dede juga mengusulkan untuk perbaikan infrastruktur jalan di lahan pertanian agar mudah diakses oleh truk-truk pengangkut. Sebab, selama ini proses distribusi hasil tani masih sulit lantaran akses kendaraan yang terbatas.

"Selanjutnya kita perlu memperbaiki inftrastruktur jalan sebagai solusi agar lahan pertanian menjadi lebih mudah untuk diakses oleh truk-truk besar. Selama ini proses angkut bisa sampai tiga tahap, dari sepeda motor ke mobil elf kemudian baru ke truk. Ini menelan biaya yang cukup tinggi dan menyulitkan," jelasnya.

Lebih jauh, anggota DPRD Jateng itu menyebutkan hal lain yang menjadi faktor rendahnya kualitas hidup petani. Yakni kekurangan modal usaha, produk pertanian rendah, serta kebijakan yang kurang mendukung bagi sektor pertanian.

"Ini tiga hal yang menjadi momok utama. Di saat kita berupaya untuk menggalakkan program kesejahteraan tani, pemerintah sekarang justru sedang sangat berambisi untuk memajukan negara dengan berlandaskan pada sektor industri sehingga sektor pertanian tidak lagi jadi prioritas," terang Dede.

Hal tersebut terlihat dari alokasi APBN untuk sektor pertanian yang hanya 2-3 persen. Secara keseluruhan, alokasi kredit perbankan untuk sektor pertanian juga hanya berkisar 5,4 persen. Padahal, peran sektor pertanian akan lebih optimal bila didukung dengan sistem perencanaan terpadu yang diimbangi penyediaan anggaran.

"Demi memperkuat posisi sektor pertanian, ketersediaan modal bagi pelaku usaha pertanian merupakan sebuah hal mutlak. Itulah yang akan terus kita upayakan agar ke depannya kelompok tani di Jateng bisa lebih maju dan sejahtera," demikian Dede. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya