Berita

Mulyono dan Edy Rahmayadi/Penerangan Kostrad

Pertahanan

KSAD: Pembangunan Batalyon Cakra Sudah 30 Persen

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 | 14:50 WIB | LAPORAN:

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono didampingi Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi meninjau pembangunan pangkalan satuan elit Kostrad yang dinamakan Batalyon Cakra.

Pembangunan pangkalan ini berada di lahan seluas 700 hektar di daerah Ciuyah, Lebak, Banten.

Batalyon Cakra yang berada di bawah Kostrad merupakan komposisi satuan tempur Infanteri, satuan bantuan tempur Artileri Medan (Armed), Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) dan satuan heli tempur Penerbad.


Batalyon Cakra akan dipimpin seorang komandan batalyon berpangkat kolonel.

"Komandan Batalyon (Cakra) berpangkat kolonel dan langsung bertanggung jawab kepada Pangkostrad,” kata Jenderal TNI Mulyono, kemarin.
 
Selain itu, di pangkalan Batalyon Cakra juga akan dibangun perumahan dinas personel dan keluarganya, perkantoran, markas Komando Batalyon, gudang alutsista serta lahan latihan tempur dan manuver. Semua berada dalam satu kompleks di Ciuyah, Lebak.
 
Rencananya, pembangunan pangkalan Batalyon Cakra akan selesai pada tahun 2019 nanti. KSAD menjelaskan, sampai saat ini, pembangunan sudah mencapai 30 persen dan sudah ditempati sekitar 150 personel agar lokasi terpelihara.

Hadir dalam kunjungan tersebut, Pangdam III/Siliwangi Mayjen Herindra, Danpuspenerbad, para Pati dan Pamen jajaran Mabesad.[wid]


 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya