Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah Makin Curiga SOP Penyadapan KPK Tidak Ada

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 | 11:57 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah semakin curiga kalau Standar Operasi Prosedural (SOP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya soal penyadapan memang tidak ada.

Kecurigaan Fahri Hamzah yang belakangan ini getol mengkritik KPK bukan tanpa alasan. Salah satunya adalah komisi antirasuah tersebut menolak menunjukkan dokumen penyadapan sewaktu SOP-nya mau di judicial review.

"Alasannya rahasia. Saya jadi curiga, jangan-jangan memang SOP itu nggak ada dan KPK hanya putar alat sadap 24 jam kayak orang dengar radio atau nonton TV," sentil Fahri di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (24/8).


Akibatnya, lanjut pimpinan DPR koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Kokesra) itu, rakyat Indonesia tidak bisa melakukan judicial review terhadap SOP KPK, yang menjadi sebab keributan nasional itu.

Luar biasanya, sambung Fahri, jangankan kepada rakyat Indonesia, ke komisi hukum DPR saja KPK tidak mau menunjukan dokumen SOP tersebut.

"Jadi argumentasi saya, OTT melalui penyadapan yang selama ini dijalankan KPK ilegal," katanya lagi.

Dia menegaskan dengan tidak ada SOP, Fahri menganggap penyadapan yang dilakukan KPK selama ini seperti tindakan kladenstein. Cara kerja KPK selama ini tidak bedanya seperti gestapo atau Kopkamtib.

"Gestapo atau Kopkamtib saja masih harus lapor ke atasan, sementara mereka (KPK) kan independen dan tidak punya atasan," katanya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya