Berita

Rifda Irfanaluthfi/Net

Olahraga

Rifda Setor Emas Ke-13

Senam
KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 | 09:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Perolehan medali emas Indonesia di SEA Games 2017 bertambah dari ca­bor senam setelah Rifda Irfanaluthfi memenangi laga di nomor balok keseimban­gan (Balance Beam).

Pesenam putri berusia 17 tahun itu mencatat nilai tertinggi 13,125 poin, men­galahkan wakil Malaysia, Tan Ing Yueh yang mengunci medali perak dengan 13,100 poin. Sementara perwakilan Filipina, Kaitlin De Guzman, meraih medali perunggu.

Ini merupakan medali kedua yang diperoleh Rifda hari ini sekaligus emas ke-13 bagi kontingen Indonesia. Sebelumnya, dia telah meraih medali perunggu di nomor Floor Exercise dengan total 13,000 poin.


Atlet kelahiran Jakarta ini kalah dari atlet tuan rumah, Farah Ann, yang men­goleksi 13,450 poin dan De Guzman dari Filipina yang mendapatkan medali perak dengan mencatat 13,025 poin.

Di nomor Vault putra, Agus Adi Prayoko menyumbang satu medali perak. Atlet asal Jawa Timur itu menyabet medali perak dengan men­goleksi 14,350 poin.

Agus Adi kalah dari per­wakilan Vietnam, Le Thanh Tung, yang mengoleksi 14,450 poin. Sementara medali perunggu diamankan oleh atlet Filipina, Capellan R, dengan total poin 13,975.

Sementara itu tim Karate Indonesia menambah perole­han medali emas kedua di SEA Games 2017. Prestasi itu diraih Iwan Bidu Sirait di nomor kumite 55 kg putra SEA Games 2017.

Berlaga di Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia, kemarin, Iwan yang berada di sudut biru langsung tampil menyerang di partai final melawan karateka Filipina, John Paul Bejar.

Sempat tertinggal 1-3, Iwan pun berhasil menya­makan kedudukan dan mem­balikkan keadaan hingga akhirnya menang dengan skor telak 10-4.

Otomatis John berhak dengan raihan medali perak. Sementara medali perunggu diambil alih atlet karate dari Malaysia, Prem Kumar Selvam, dan dari Thailand, Siravit Sawangsri

Raihan gemilang ini juga diikuti rekan Iwan pada nomor di bawah 61 kg putri atas nama Cok Istri Agung Sanistya Rani. Dia mengalah­kan karateka asal Thailand, Arm Sukkiaw, di partai puncak.

Untuk sementara cabang karate telah menyumbang dua emas, dua perak, dan dua perunggu. Emas pertama Indonesia dari cabang karate disumbangkan Srunita Sari Sukatendel di nomor kumite -50 kg (22/7). ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya