Berita

Politik

Kemendes Dan Vietnam Kerja Sama Pembangunan Pedesaan

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 | 01:53 WIB | LAPORAN:

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menandatangani kesepakatan kerja sama pembangunan pedesaan dengan menteri pertanian dan pembangunan pedesaan Vietnam di Istana Negara, Jakarta (Rabu, 23/8).

Penandatangan Memorandum of Understanding (Mou) disaksikan  Presiden Joko Widodo dan Sekjen Partai Republik Sosialis Vietnam Nguyen Phu Trong.

"Vietnam tertarik dengan model pembangunan pedesaan di sini, termasuk konsep dana desa, prukades (produk unggulan kawasan pedesaan), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kerja sama ini adalah tindak lanjut pertemuan pada 2015," jelas Eko dalam keterangannya.


Dia menjelaskan, konsep dana desa menjadi semakin menarik karena merupakan program yang pertama kali dicetuskan di dunia. Program tersebut menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat sekaligus komitmen untuk memberikan kewenangan kepada desa dalam menentukan arah pembangunan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Menurut Eko, konsep pertanian di Vietnam kini lebih maju. Pihaknya juga akan belajar mengembangkan pola agricultural estate.

"Vietnam memiliki keunggulan dalam pemakaian bibit dan bercocok tanam secara modern. Kita ingin melihat bagaimana mereka bisa mengubah dari pertanian tradisional ke pertanian modern secara cepat," ujarnya.

Adanya kesamaan komoditas pertanian juga dapat menjadi dasar pertimbangan kerja sama kedua negara. Selain sebagai upaya mengembangkan komoditas unggulan desa, penguatan produk unggulan juga dapat meningkatkan posisi tawar di dunia.

"Seperti karet dan lada, kita bisa bersama untuk menghadapi pasar dunia. Hal itu supaya kita tidak ditekan. Juga bisa saling melengkapi," papar Eko.

Dia menambahkan, ke depan, Kemendes dan pemerintah Vietnam akan mengintensifkan pertukaran informasi dan pertukaran ahli untuk saling mempelajari keunggulan masing-masing. Hasil dari pertukaran akan menjadi dasar pertimbangan bentuk kerja sama yang lebih teknis lagi.

Adapun, sejumlah poin kerja sama yang disepakati bersama Vietnam yakni model pengembangan ekonomi lokal berbasis pertanian di pedesaan, program peningkatan sarana dan prasarana pendukung dalam pembangunan desa, dan program pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pertukaran informasi ilmiah bidang pedesaan. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya