Berita

Nusantara

BPK Harus Cek Penggunaan Dana APBD Intan Jaya

RABU, 23 AGUSTUS 2017 | 16:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Secara mekanisme, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pasti turun dan mengaudit APBD Kabupaten Intan Jaya.

Demikian disampaikan Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo. Hal ini menyusul kabar kedekatan Bupati Intan Jaya Papua, Natalis Tabuni, dengan pedangdut Dewi Sanca.

Dewi Sanca sendiri sering memposting sejumlah kemewahan di akun instagramnya, dengan misalnya mengunggah foto tumpukan uang, berlian, dan barang-barang mewah.


Menurut Adnan Topan, harus dicek terlebih dahulu apakah uang Dewi itu berasal dari dana APBD atau dana pribadi. Kalau itu berasal dari  APBD maka menjadi persoalan besar bila tidak sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada dalam berbagai macam peraturan.

"Sementara kalau dari dana pribadi ya saya kira itu bukan wilayahnya negara,” kata Adnan beberapa saat lalu (Rabu, 23/8).

Bila itu berasal dari dana pribadi, jelasnya, maka siapapun tak boleh mencampuri.  Yang akan menjadi masalah adalah ketika dana itu dana APBD, baik dana APBD secara umum maupun dana operasional sebagai kepala daerah.

Ia melanjutkan kalau memang menggunakan dana APBD, menurutnya akan menjadi audit BPK kalau memang yang diberikan tidak sesuai dengan prosedur yang semestinya.

"Nanti kan ada mekanisme audit yang dilakukan oleh BPK karena setiap penggunaan dana APBD atau APBN kan setiap tahun di audit atau bahkan setiap semester di audit. Nanti kalau memang ada pengeluaran semacam itu ya tentunya akan ada pemanggilan dari pemerintahan oleh para auditor," demikian Adnan Topan. [ysa]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya