Berita

Politik

Idul Adha Diprediksi Serempak Tanggal 1 September

SENIN, 21 AGUSTUS 2017 | 08:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah 1438 H pada Selasa besok, Selasa (22/8). Penetapan ini akan menjadi acuan dalam menentukan Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah nanti.

"Lokasi pemantauan hilal hampir sama dengan saat penetapan awal Ramadan atau 1 Syawal," kata Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin, Minggu (20/8).

Adapun penentuan lokasi penetapan pemantauan hilal akan diumumkan pada hari ini. Termasuk nama yang akan memimpin sidang isbat yang sedianya tidak dipimpin oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin.


Adapun ormas Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Adha jatuh pada Jumat (1/9) sejak 16 Januari lalu. Perhitungan hisab Muhammadiyah, pada 22 Agustus tinggi hilal sudah mencapai tujuh derajat lebih. Artinya memenuhi kriteria wujudul hilal.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengatakan tinggi hilal yang mencapai tujuh derajat itu memang signifikan. Menurutnya, tinggi hilal tersebut memungkinkan hilal bisa dilihat.

Sehingga, NU dan pemerintah yang menggunakan metode imkan rukyat atau kemungkinan hilal dilihat juga akan menetapkan bulan baru Dzulhijjah pada tanggal 22 Agustus.

"Sehingga bisa diperkirakan nanti penetapan 1 Dzulhijjah akan bersamaan, sehingga Idul Adha (10 Dzulhijjah, red) juga kompak," kata dia.

Idul Adha di Arab Saudi akan jatuh pada 1 September 2017 dan wukuf di Padang Arafah digelar pada 31 Agustus atau 9 Dzulhijjah. [ian]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya