Berita

Laode M Syarief/RMOL

Pertahanan

Soal Kasus Novel, KPK Bersyukur Polri Tambah 2 Penyidik

MINGGU, 20 AGUSTUS 2017 | 19:18 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri terus berkoordinasi untuk membahas penyelesaian kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"Pimpinan KPK sudah bertemu dengan pimpinan Polri, Kapolri, Wakapolri dan pak Kapolda yang baru untuk membicarakan tentang model kerjasama ke depan, supaya penyidikan kasus yang melibatkan Novel ini bisa dipercepat," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief saat ditemui di acara Aku KPK di Jakarta Creative Hub, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (20/8).

Laode bahkan mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil koordinasi itu, Polri telah menambah dua penyidik untuk mempercepat penanganan kasus tersebut.


"Kami mendengarkan bahwa dari pihak polri menambah jumlah penyidik di dalam. Kami sangat bersyukur tentang itu," kata Laode

Namun demikian, Laode tidak merinci jumlah keseluruhan penyidik yang menangani kasus Novel.

"Saya kurang paham jumlahnya berapa, tapi nambahnya dua (penyidik)," imbuhnya.

Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal, usai melaksanakan salat subuh di masjid yang berada didekat kediamannya pada 11 April 2017.

Dalam perkembangan penanganan kasus tersebut, Polri telah merilis sketsa terduga pelaku kasus Novel pada akhir Juli lalu. Polri juga telah memeriksa kesaksian Novel di Singapura pada Senin (14/8) lalu. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya