Berita

Edi Hasibuan/Net

Pertahanan

Lemkapi: Polwan Sangat Layak Pimpin Polda

MINGGU, 20 AGUSTUS 2017 | 18:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wacana Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk memberikan jabatan kapolda kepada Polisi wanita (Polwan) menuai apresiasi dari Lembaga Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi). Terlebih saat ini ada 4 Polwan yang memiliki pangkat bintang satu.

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menjelaskan bahwa Polri sudah lama tidak menunjuk Polwan sebagai kapolda. Terakhir, jabatan kapolda perempuan dijabat oleh Brigjen Rumiah di Banten tahun 2010.

Dari segi kapabilitas, lanjutnya, Polwan layak memimpin Polda. Terlebih, Polwan lebih sulit didekati oleh para pelaku KKN. Selain itu, Polwan juga lebih cerewet dalam memimpin tapi tegas dalam tugas.


Namun demikian.polri saat ini membutuhkan polwan yg betul2 tangguh dalam bekerja. termasuk tangguh untuk siap melawan intervennsi dan godaan dari luar.

"Polwan memiliki kateristik kinerja lebih rapih dan tertib dari polisi lelaki. Jadi Polwan layak menduduki kapolda tipe A alias bintang dua," urainya dalam keterangan tertulis kepada redaksi.

Edi kemudian mencontohkan salah satu Polwan yang memiliki kinerja bagus, yaitu Irjen Basaria Panjaitan. Atas kinerja yang tunjukkan, Basaria kini dipercaya menjadi wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai pensiun dari Kepolisian.

"Ibu Basaria. kita lihat sangat tangguh di kpk," kata doktor ilmu hukum Universitas Borobudur ini.

Dalam catatan Lemkapi, saat ini ada sebanyak 4 Polwan yang berpangkat bintang satu. Mereka di antaranya Brigjen Pol Ida Oetari yang kini di Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Sri Handayani sebagai Kasetukpa Polri,  Brigjen Pol Juarsih di BNN, dan Brigjen Nur Afiah MH di Widyaswara Madia Sespim Polri. [ian]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya