Berita

Foto/Net

Politik

Dekat Dengan Rakyat, TNI Makin Kuat, NKRI Tetap Utuh

Murojaah Kemerdekaan
SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 08:02 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Acara Gerakan Doa Bersama 171717 lalu dinilai masyarakat sebagai ide briliant seorang Panglima TNI. Melalui acara ini, Panglima mengajak seluruh masyarakat dari Sabang sampai Merauke bersyukur dan berdoa meminta kebaikan bagi negeri.

Salah satunya datang dari tokoh pemuda, Fauzan Rachmansyah yang menghadiri acara 171717 di wilayah KODAM IV Diponegoro dan Korem 072 Pamungkas, Yogyakarta.

"Yang saya rasakan dan lihat di acara ini adalah munculnyasemangat, kesederhanaan, dan saling kasih sayang antar sesama," katanya, Kamis (17/8) lalu.


Sepeti diketahui, menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menggagas Gerakan Doa Bersama 171717 (17 Agustus pukul 17.00, 2017). Gagasan yang bertema 'Muroja'ah untuk Lebih Berkasih Sayang' terse­but mengajak seluruh umat penganut agama dari Sabang sampai Merauke untuk berdoa bersama, agar bangsa Indonesia tidak terpecah belah dan bersatu mempertahankan NKRI.

Pengusaha muda ini menilai, melalui acara ini Panglima TNI ju­ga berupaya mendorong pemuda untuk mendoakan dan menjadikan pahlawan -pahlawan bangsa seperti Diponegoro, Iskandar Muda, Patimura, Imam Bonjol, Sultan Hasanuddin, dan lain sebagainya menjadi inspirasi dan teladan da­lam membangun bangsa.

"Generasi muda harus mem­pelajari lebih dalam apa yang diperjuangkan dan meneruskan perjuangan mereka para pahla­wan," tuturnya.

Selain itu, Fauzan juga ber­harap, dari acara ini TNI semakin kuat dan dekat dengan rakyat da­lam menjalankan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila, sehingga selalu bersinergi dengan elemen bangsa yang lain.

Dengan menyatunya kekuatan TNI dan rakyat, lanjut Fauzan, tentunya akan mampu menang­kal munculnya kerawanan atau proxy-proxy yang akan memecah belah negeri, terutama den­gan kekuatan ekonomi yang besar dan tersistem.

"Hal ini harus ditangkal den­gan membangun ukhuwah dan selalu mengingat perjuangan para pahlawan yang tidak bisa digoyahkan dengan harga bera­papun untuk menegakkan kea­dilan dan berpegang teguh pada kebenaran," imbuhnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya