Berita

GN-BG

Politik

Wah, Gatot Nurmantyo Dan Budi Gunawan Masuk Bursa Capres PAN

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 11:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III pada 21-23 Agustus 2017 mendatang di Bandung. Rakernas tersebut diharapkan juga mulai membahas Pemilihan Presiden 2019 termasuk siapa yang bakal diusung.

Harapan tersebut disampaikan Aktivis BM PAN Ahmad Qayimel Alofi. Dia menjelaskan sejauh ini di kalangan para tokoh muda PAN ada tiga nama yang diperbincangkan untuk diusung sebagai capres.

Dua dari eksternal, satu internal. Yaitu Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan dari eksternal. Sedangkan dari internal adalah Ketua Umum PAN, yang saat ini juga menjadi Ketua MPR Zulkifli Hasan.


Alofi mengungkapkan ketiga nama tersebut menjadi perbincangan yang diserap dari kader-kader BM PAN selama kegiatan Jambore dan Muswil BM PAN di beberapa provinsi.

"Tiga sosok ini sudah menjadi perbincangan kami di BM PAN terkait capres 2019," jelasnya (Jumat, 18/8).

Ketiga tokoh tersebut kerap dibicarakan karena dinilai layak untuk menjadi pimpinan nasional. "Bang Zul punya pengalaman di pemerintahan. Ia juga sosok yang bisa diterima di semua kalangan, ia juga seorang negarawan, saya kira ia sangat layak," urainya.

Demikian pula Jenderal Gatot Nurmantyo dan Jenderal Budi Gunawan. Menurutnya, kedua tokoh tersebut punya integritas sebagai pemimpin nasional.

"Kami berharap Rakernas PAN di Bandung nanti, tiga tokoh nasional ini menjadi bagian dari diskusi PAN tentang bursa Capres 2019," tandas Lofi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya