Berita

Konstitusi Berkembang Sesuai Dinamika Masyarakat

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 11:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. MPR RI menyelenggarakan peringatan Hari Konstitusi, di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen Senayan, Jumat (18/8).

Acara bertemakan 'Peran Konstitusi dalam Memandu Pembangunan Bangsa' ini mengundang Wakil Presiden M. Jusuf Kalla serta para ketua Lembaga Negara.

Acara dibuka dengan menyanyi bersama lagu Indonesia Raya, lalu pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh siswa SMA 5 Pekanbaru dan persembahan paduan suara lagu Pancasila Rumah Kita.


Ketua MPR Zulkifli Hasan membuka pidato peringatan Hari Konstitusi. Menurut Ketua MPR, peringatan Hari Konstitusi digagas oleh MPR pada 2004-2009.

"Jas Merah, jangan melupakan sejarah. Hal ini diucapkan oleh Soekarno pada peringatan 17 Agustus 1966 yang bermakna sangat politis dan strategis. Sebagai bangsa kita tidak boleh melupakan peristiwa sejarah yang mewarnai bangsa," kata Zulkifli.

Ia juga mengatakan, konstitusi secara alamiah akan berkembang sesuai dinamika masyarakat.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan dalam sambutannya, para founding fathers bangsa telah mempersiapkan visi misi jauh ke depan, agar visi dilaksanakan sebaik-baiknya.

Ia mengatakan, selama 72 tahun kemerdekaan Indonesia terjadi beberapa perubahan konstitusi.

"Ini hal biasa yang juga dilakukan oleh negara manapun seperti, Amerika Serikat, India atau Thailand. Kita hanya mengubah empat kali UUD untuk sistem kenegaraan," kata JK.

Jusuf Kalla mengajak untuk melihat visi misi para founding fathers tentang apa tujuan berbangsa, bernegara dan ikut berpartisipasi dalam perdamaian dunia.

Peringatan Hari Konstitusi kali ini digabung dengan pelaksanaan Grand Final Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat SLTA se- Indonesia, yang pada tahun ini, tiga sekolah grand finalisnya, SMA Negeri 3 Polewali, Provinsi Sulawesi Barat, SMA Negeri 1 Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, dan SMA Negeri 3 Tenggarong, Provinsi Kalimantan Timur. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya