Berita

Gatot Nurmantyo/Net

Pertahanan

Panglima: Konflik Korut-AS Lebih Indah Diselesaikan Dengan Diplomasi

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 04:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat dan Korea Utara harus bisa didinginkan dengan cara yang damai melalui diplomasi.

Begitu harap Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo usai menghadiri acara doa bersama di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (17/8). Indonesia, kata dia, dalam kebijakan luar negeri selalu menjunjung tinggi prinsip ikut serta menciptakan perdamaian dunia.

"Mudah-mudahan dengan diplomasi yang ada, semaunya bisa terselesaikan tanpa harus ada korban, itu lebih indah," kata Panglima TNI kepada wartawan usai menghadiri acara doa bersama di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis.


Kapada rakyat Indonesia, Panglima mengimbau agar tidak khawatir dengan konflik tersebut. Apalagi dengan kegiatan doa berserah diri seperti yang tengah dilakukan, Gatot menilai tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

"Kalau kita sudah berdoa seperti ini, ngapain kita khawatir, serahkan pada Allah SWT," tegasnya.

Ketegangan antara AS dan Korea Utara kembali tinggi setelah negeri Asia Timur yang mengisolasi diri itu mengeluarkan ancaman akan mengarahkan peluru kendali jarak menengah di teritori Amerika Serikat di Guam.

Adapun posisi Guam tidak terlalu jauh dari wilayah Indonesia, terutama dengan Jayapura, Papua. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya