Berita

Foto: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa

Pertahanan

TNI Harus Menjadi Perekat Kemajemukan

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 10:14 WIB | LAPORAN:

Peringatan hari ulang tahun kemerdekaan pada hakekatnya merupakan bentuk penghormatan sekaligus penghargaan bangsa Indonesia kepada para pejuang dan para pahlawan sejati, yang telah memberikan segala-galanya melampaui dari apa yang seharusnya diberikan.

Demikian amanat tertulis Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan yang dibacakan oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI Mayjen TNI Markoni selaku inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia di lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (17/8) pagi.

Kasum TNI menyampaikan bahwa upacara peringatan HUT Kemerdekaan in semata seremonial, namun yang lebih penting dari itu adalah aplikasi nyata dalam kehidupan sehari-hari. 


"Sebagai generasi penerus, wujud penghormatan dan penghargaan yang paling mulia, yang harus diberikan adalah mewarisi tradisi dan nilai-nilai kejuangan serta melanjutkannya ke generasi berikutnya untuk mengisi kemerdekaan," ujarnya.

Menurut Laksdya TNI  Didit, setelah 72 tahun Indonesia merdeka, kini menjadi tugas bangsa untuk mengisi kemerdekaan.

"Tugas kita saat ini dan ke depan bukan semakin ringan, tetapi semakin kompleks dan dinamis, seiring dengan perkembangan lingkungan strategis," katanya.

Lebih lanjut Kasum TNI mengatakan bahwa fenomena merebaknya kejahatan lintas negara seperti narkoba, terorisme, perompakan di laut, dan separatisme yang menggalang dukungan internasional, kejahatan siber, bahkan pertarungan kepentingan ekonomi-politik terhadap beragam sumber daya yang menggunakan proxy war semakin menambah kompleks dan dinamisnya tugas TNI ke depan.

Di sisi lain dalam amanatnya, Kasum TNI mengingatkan kemajemukan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, adat istiadat dan budaya.

"Setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga kita harus menjaga dan merawatnya dengan cara menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan," terangnya

Dalam hal ini, lanjutnya, TNI harus menjadi perekat kemajemukan bangsa, karena merupakan garda terdepan dalam menjaga kerukunan, toleransi dan kebhinekaan, sehingga bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa yang utuh, kuat dan tangguh.

"Kalian adalah patriot-patriot sejati, jangan goyah dan tetaplah setia dengan sumpah kita sebagai prajurit dan patriot bangsa," tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Kasum TNI juga mengingatkan bahwa pengalaman telah membuktikan dengan soliditas dan sinergitas yang kuat, maka setiap potensi terjadinya gangguan keamanan lebih mudah untuk dideteksi dan diantisipasi bersama-sama.

"Soliditas dan sinergitas terjalin dengan baik, bangsa akan semakin kuat dan akan melahirkan rakyat yang sejahtera," ucapnya.

Tak lupa Kasum TNI menyampaikan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI di mana pun berada dan bertugas untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan Doa Bersama pada tanggal 17 Agustus 2017 pukul 17.00 WIB (171717) agar Indonesia Lebih Kasih Sayang.[wid] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya