Berita

Pertahanan

Amankan HUT RI di Jakarta, Polda Metro Kerahkan Lima Ribu Personel

RABU, 16 AGUSTUS 2017 | 22:23 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 5.000 personel Polda Metro Jaya (PMJ) gabungan disiagakan untuk pengamanan di seluruh objek vital ibu kota Jakarta. Baik kantor Kedutaan Besar hingga objek wisata.

Pelaksanaannya, saat perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-72 tahun, 17 Agustus besok.

"Pengamanan di Kedutaan Besar, ada 5.000 personel untuk pengamanan," ujar Kabid Humas PMJ Kombes Argo Yuwono dikantornya, Kamis (16/8).


Pengamanan itu, kata Argo, dilakukan dalam rangka memastikan Indonesia merayakan kemerdekaannya dalam situasi yang aman dan kondusif tanpa ada gangguan sedikit pun.

Tidak hanya itu, kekuatan penuh juga berlaku untuk objek wisata yang akan dijaga ketat oleh jajaran aparat Polres setempat.

Menurut Argo, saat perayaan Kemerdekaan RI, banyak warga disinyalir akan menghabiskan waktunya berwisata keluarga.

"Kemudian untuk Polres-polres mengamankan tempat wisata ada yang di Ancol, Ragunan, Kota Tua, Monas dan tempat perbelanjaan seperti mal," papar Argo.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menegaskan, pengamanan dengan kekuatan penuh itu akan berlaku seharian penuh. Mulai dari pagi hari, saat upacara pengibaran bendera merah putih. Hingga sore hari, pada saat upacara penurunan bendera.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir saat merayakan hari kemerdekaan RI. Keamanan dan situasi yang kondusif sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepolisian.

"Kemudian ada juga orang lalu lalang di jalan umum, akan ada petugas lalu lintas," pungkasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya