Berita

Sergei Lavrov dan Menlu Iran/Reuters

Dunia

Rusia Berharap Iran Tak Hentikan Kesepakatan Nuklir

RABU, 16 AGUSTUS 2017 | 19:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia berharap agar Iran tidak akan berhenti dari kesepakatan nuklir yang telah dicapai tahun 2015 lalu.

Begitu kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menanggapi ancaman Iran soal pembatalan kesepatan tersebut.

Ancaman Iran tersebut dikeluarkan oleh Presiden Hassan Rouhani yang mengatakan bahwa Iran akan  dapat menghidupkan kembali program nuklirnya dalam hitungan jam jika Amerika Serikat terus menjatuhkan sanksi terhadap negara tersebut. Iran menilai bahwa langkah Amerika Serikat tersebut telah melukai kesepakaan tersebut.


"Saya pikir sanksi sepihak adalah tindakan tidak bertanggung jawab yang dapat melukai dan merusak keseimbangan yang dicapai," kata Lavrov seperti dimuat Reuters.

Lavrov juga mengatakan bahwa dia berharap Amerika Serikat tidak akan melanggar kewajibannya berdasarkan kesepakatan nuklir dengan Iran. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya