Berita

Pertahanan

HUT RI Momentum Perkuat Kerja Sama Antar Lembaga Perangi Radikalisme Dan Terorisme

RABU, 16 AGUSTUS 2017 | 14:10 WIB | LAPORAN:

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia seyogyanya menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk kerja bersama dalam meningkatkan rasa cinta tanah air, terutama untuk membendung ancaman radikalisme dan terorisme.

"Kita harus cinta tanah air dan terus menjaga tanah air dari berbagai gangguan, termasuk radikalisme dan terorisme. Apalagi saat ini kita tengah memperingati HUT ke-72 RI yang dulu direbut dengan perjuangan dan pengorbanan besar. Saya kira kalau cinta tanah air, pasti tidak akan terorisme di Indonesia," ujar Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan usai sidang tahunan MPR RI di gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

Selain cinta tanah air, ketua umum Partai Amanat Nasional ini mengimbau kepada seluruh bangsa Indonesia meningkatkan nasionalisme dan jiwa kebangsaan dalam mencegah ancaman terorisme.


Ia berharap di usia 72 tahun ini, Indonesia akan lebih dewasa lagi dan lebih baik lagi di segala hal. Ia juga mengimbau dilakukan penguatan kerja sama antar lembaga dalam memerangi terorisme ini.

Mantan Menteri Kehutanan ini menegaskan tidak ada tempat bagi pelaku tindak radikalisme dan terorisme di Indonesia. Apalagi tujuan mereka adalah mendirikan negara sendiri dengan menggunakan segala macam cara, terutama kekerasan.

Tindakan tegas harus dilakukan karena Indonesia adalah negara Pancasila dan demokrasi. Jadi siapapun yang menentang Pancasila dan mencederasi demokrasi dengan memaksakan kehendaknya apalagi dengan kekerasan, maka mereka berarti melawan negara.

"Kalau ada perbedaan ada caranya yaitu demokrasi. Menggalang kekuatan boleh saja tapi kalau memaksakan kehendak, apalagi sampai membunuh, harus ditindak tegas. Tidak ada tempat untuk memaksakan kehendak di bumi Indonesia," tegas pria yang akrab disapa Zulhas ini.[wid]

 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya