Berita

Dunia

Banjir Besar, Presiden Sierra Leone Minta Bantuan Internasional

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 22:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Presiden Sierra Leone mengatakan negaranya membutuhkan dukungan mendesak saat ini bagi ribuan orang yang terkena dampak banjir dan tanah longsor yang sangat mematikan di dan sekitar ibu kota Freetown.

Ernest Bai Koroma menahan air mata pada hari Selasa saat dia mengatakan pada sebuah konferensi pers di komunitas puncak bukit yang hancur karena Bupati bahwa bencana tersebut sangat banyak.

"Seluruh komunitas telah musnah," kata Koroma di lokasi tersebut seperti dimuat Al Jazeera..


Menurut pihak berwenang, lebih dari 300 orang terbunuh dan banyak yang terjebak di bawah ton lumpur saat mereka tidur.

Palang Merah memperkirakan bahwa 600 orang masih hilang dan berjuang membawa peralatan yang cukup ke lokasi untuk menggali yang terkubur dalam lumpur.

Israel dan Inggris mengatakan bahwa mereka mengirim bantuan, termasuk air bersih, obat-obatan dan selimut, secepat mungkin. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya