Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Surat Terbuka Taliban Untuk Trump: Tinggalkan Afghanistan!

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 20:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Taliban memperingatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menarik tentara AS dari Afghanistan.

Peringatan itu dituangkan oleh Talibal dalam surat terbuka kepada Trump hari ini (Selasa, 15/8).

"Pengalaman sebelumnya telah menunjukkan bahwa mengirim lebih banyak tentara ke Afghanistan tidak akan menghasilkan apapun selain penghancuran lebih lanjut dari kekuatan militer dan ekonomi Amerika," kata Taliban dalam surat berbahasa Inggris yang dikirim ke media dan ditujukan kepada Trump.


Taliban diketahui telah melakukan pemberontakan yang semakin keras melawan pemerintah Afghanistan yang didukung Barat sejak kehilangan kekuasaan dalam operasi militer pimpinan AS pada tahun 2001 lalu.

Dalam pernyataan panjangnya, Taliban mengkritik pemerintah Afghanistan sebagai "antek", "meletakkan pemimpin korup" dan "penjualan yang menjijikkan".

"Situasi perang di Afghanistan jauh lebih buruk dari yang Anda sadari," sambung pernyataan tersebut sambil mengatakan bahwa satu-satunya hal yang mencegah pemberontak merebut kota-kota besar adalah rasa takut menyebabkan korban sipil. Demikian seperti dikabarkan Reuters. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya