Berita

Gatot Nurmantyo/Net

Pertahanan

Eksponen 98 Dukung Penuh Aksi 171717

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 20:16 WIB | LAPORAN:

Aksi 171717 yang digagas oleh Panglima TNI, Gatot Nurmantyo mendapat dukungan penuh dari eksponen 98.

Salah seorang aktivis eksponen 98, Dondi Rizaldi menjelaskan, pihaknya sangat mendukung aksi ini lantaran gerakan ini bisa mempersatukan seluruh rakyat Indonesia tanpa melihat suku, budaya dan agama.

Dondi juga akan mengkoordinir rekan-rekan eksponen 98 untuk ikut terlibat dalam aksi 171717 tersebut.


"Kami mendukung penuh aksi ini. Bagi kami, kegiatan ini sangat positif di tengah integritas bangsa yang mulai terkoyak," kata dia dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Selasa (15/8).

Langkah Gatot, lanjut Dondi, patut diacungi jempol. Dia juga layak disebut sebagai tokoh bangsa karena kepeduliannya kepada keutuhan Indonesia.

"Kepeduliannya kepada bangsa dan rakyat layak kami sebut Panglima sebagai tokoh bangsa,” ujarnya.

Eskponen 98 ini juga akan mengadakan acara di Patung Jenderal Sudirman yang berada di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. "Kami berharap peringatan Kemerdekaan tahun ini bisa memotivasi rakyat Indonesia untuk bersemangat membangun bangsa,” ujarnya.

Aktivis 98 asal Universitas Trisakti Dedi Aryanto atau akrab disapa Bang UU menilai aksi ini bagus untuk pendekatan TNI dengan rakyat. Karena memang pasca Pilkada DKI kemarin terlihat ada skat diantara aparat dengan rakyat.

"Ini sangat bagus, semoga apa yang dilakukan Panglima TNI ini dicontoh lembaga lain,” tandasnya.

Panglima TNI sebelumnya menganggas aksi 171717 berupa doa bersama di seluruh Indonesia serentak pada tanggal 17 Agustus 2017 pukul 17.00 WIB. Aksi ini untuk memohon rahmat Allah untuk bangsa Indonesia.

Gatot mengatakan kegiatan ini agar bangsa Indonesia mendapat kasis sayang dari sesama rakyat dan menyayangi alam. Aksi 171717 ini dilatar belakangi dari Pembukaan UUD 45. Panglima TNI meminta prajurit TNI untuk terlibat doa bersama pada 17 Agustus nanti. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya