Berita

Agung Udayana/Net

Pertahanan

Dandim Demak: Aksi 171717 Untuk Keutuhan NKRI

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 13:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Aksi 171717 di lingkungan TNI akan digelar pada tanggal 17 Agustus 2017 pukul 17.00. Aksi yang dilakukan serentak di seluruh nusantara ini diisi dengan kegiatan doa bersama untuk keutuhan bangsa Indonesia.

Di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Temgah, di jajaran TNI dimulai dari pucuk pimpinan Dandim sampai dengan para Babinsa mengajak masyarakat untuk melakukan doa bersama pada pukul 17.00 WIB.

"Tujuannya tidak lain yakni untuk keselamatan dan keutuhan bangsa serta negara Indonesia," ujar Dandim 0716/Demak Letkol Inf Agung Udayana dalam keterangan tertulis Pendim Demak, Selasa (15/8).


Letkol Agung mengatakan, kegiatan Aksi 171717 akan dilaksanakan mulai pada pukul 17.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB dilanjut dengan shalat Maghrib berjamaah. Setelah itu ada doa bersama.

Ditambahkan, dalam kegiatan doa bersama, selain dilakukan umat Islam juga dilakukan umat beragama lainnya Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu yang sama-sama mendoakan agar tidak terjadi perselisihan dan timbul rasa kasih sayang.

"Bila setiap warga bangsa saling menyayangi dan menghormati, maka keutuhan NKRI bisa terjaga," ucap Letkol Agung.

Menurutnya, NKRI akan menjadi negara yang disegani oleh negara lain karena posisinya yang diperhitungkan.

"Jangan sampai negara kita terpecah, karena rakyatnya tidak bisa menjaga persatuan. Perlu diingat NKRI merupakan bangsa yang besar karena keberagaman yang semuanya dituang dalam Pancasila sebagai dasar negara," pungkasnya.

Guna mensukseskan Aksi 171717 di wilayah Kabupaten Demak, seluruh jajaran Kodim Demak diperintahkan melakukan sosialisasi ke wilayah serta melaksanakan pemasangan spanduk dan baner di berbagai tempat strategis dengan tulisan ajakan melakukan doa bersama. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya